PALANGKA RAYA-Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus mendorong para petani untuk berinovasi dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya hortikultura sayur-mayur, guna menjaga kestabilan pangan di daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya Sugiyanto SPt MSi, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Herning Raharjanti, menjelaskan bahwa karakteristik wilayah Palangka Raya dengan kondisi tanah yang bergambut dan berpasir serta rawan banjir menuntut inovasi berkelanjutan.
“Untuk itu, dengan mengembangkan metode tanaman gantung, aktivitas budidaya tetap bisa berlangsung meski lahan tergenang banjir. Kami sangat mendukung para petani untuk berinovasi agar tanaman tetap dapat tumbuh dan berproduksi meski menghadapi kondisi alam yang cukup menantang,” ujarnya.
Salah satu inovasi menarik datang dari petani milenial Palangka Raya. Berawal dari hobi, Fitri Nurjanah, terus mengasah minatnya di bidang pertanian hingga berkembang menjadi usaha yang menghasilkan. Salah satu terobosan yang ia lakukan dengan membudidayakan berbagai jenis sayuran menggunakan metode gantung.
Menurut Fitri, teknik tanaman gantung terbukti lebih efisien karena lebih hemat pupuk, mudah dalam pengolahan, serta minim risiko terkena hama maupun dampak banjir. “Kondisi tanah di Palangka Raya yang berpasir biasanya membutuhkan perawatan ekstra. Dengan metode gantung, kualitas tanaman lebih terjaga dan proses budidaya menjadi jauh lebih efektif,” jelasnya.
Selain tanaman sayur, Fitri juga mengembangkan budidaya hidroponik serta menanam tanaman buah seperti pepaya dan melon.
Fitri berharap inovasi yang ia lakukan dapat menginspirasi anak muda lainnya agar tidak ragu terjun ke dunia pertanian. Ia ingin membuktikan bahwa pertanian bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga peluang usaha yang menjanjikan, bahkan di tengah keterbatasan lahan dan kondisi alam.
“Saya berharap semakin banyak generasi muda yang mau mencoba, berinovasi, dan melihat pertanian sebagai sektor yang modern dan penuh peluang,” ungkapnya.(kom/yan/ktk)
Editor : Febby Zubaidah