Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Muntahkan Abu 1,5 Kilometer, Bandara Terpaksa Tutup

Anisa Bahril Wahdah • Kamis, 9 Oktober 2025 | 10:51 WIB
Status Gunung Lewatobi Laki-laki di Flores, Nusa Tenggara Timur
Status Gunung Lewatobi Laki-laki di Flores, Nusa Tenggara Timur

 

GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus secara beruntun hingga bandara terpaksa tutup.

Pada Kamis (9/10/2025), gunung ini menunjukkan aktivitas erupsi yang signifikan.

Pada pukul 06.07 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai 1.500 meter di atas puncak.

Kolom abu yang tebal berwarna kelabu ini condong ke arah barat, dan erupsi tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 14.8 mm serta durasi 5 menit 45 detik.

Aktivitas erupsi ini merupakan kelanjutan dari letusan yang terjadi pada periode sebelumnya.

Sepanjang Rabu (8/10/2025) pukul 18.00 hingga 24.00 WITA, Gunung Lewotobi Laki-laki meletus tiga kali berturut-turut.

Letusan pertama pada pukul 20.53 WITA menghasilkan kolom abu setinggi 5.000 meter dengan durasi 76 detik dan amplitudo maksimum 47.3 mm.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 22.14 WITA dengan kolom abu setinggi 3.000 meter, dan letusan ketiga pada pukul 23.41 WITA mencapai 2.000 meter dengan durasi 129 detik dan amplitudo 22.2 mm.

Selama periode tersebut, terdeteksi berbagai jenis gempa, termasuk tremor non-harmonik, vulkanik dalam, tektonik lokal, dan tektonik jauh.

Secara visual, puncak gunung tampak jelas meskipun terkadang diselimuti kabut.

Kawah mengeluarkan asap berwarna putih tipis setinggi 100-200 meter.

Seluruh erupsi ini disertai suara gemuruh yang bervariasi dari lemah hingga kuat, dan pada puncaknya terlihat sinar api.

Aktivitas erupsi ini berdampak langsung pada operasional penerbangan di wilayah tersebut.

Bandara Fransiskus Xaverius Seda di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, ditutup sementara sejak Kamis (9/10/2025).

Kepala Unit Penyelenggara Bandara, Partahian Panjaitan, menyatakan penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi akibat sebaran abu vulkanik.

Akibatnya, dua jadwal penerbangan, yakni rute Maumere-Kupang dan Kupang-Maumere, dibatalkan.

Penutupan bandara ini direncanakan berlangsung hingga Jumat (10/8/2025) pukul 06.00 WITA.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level III (Siaga).

Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi. (jpg/abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#aktivitas erupsi #Nusa Tenggara Timur (NTT) #erupsi #gempa #Gunung Lewotobi #kolom abu #penutupan bandara #kabut #abu vulkanik