KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Suasana haru menyelimuti Jinbao Mountain Memorial Park, Taiwan, pada Senin (2/2/2026). Tepat satu tahun setelah kepergian aktris legendaris Barbie Hsu, sejumlah sahabat karib dari industri hiburan terlihat hadir untuk memperingati satu tahun berpulangnya sang bintang Meteor Garden.
Di antara deretan pelayat, kehadiran Jerry Yan dan Choi Siwon menjadi sorotan utama. Jerry Yan, yang merupakan lawan main ikonik Barbie dalam serial yang melambungkan nama mereka, tampak tak kuasa menahan kesedihan saat berdiri di depan pusara sahabatnya tersebut.
Momen Reuni yang Mengharukan
Kehadiran Jerry Yan seolah membangkitkan kenangan kolektif penggemar akan kisah "Dao Ming Si dan Shan Cai".
Mengenakan pakaian serba hitam, Jerry terlihat tertunduk lesu dan beberapa kali menyeka air mata.
Hubungan keduanya memang dikenal sangat dekat meski serial mereka telah berlalu lebih dari dua dekade.
Tak hanya Jerry, personel Super Junior, Choi Siwon, juga tampak hadir memberikan penghormatan.
Siwon, yang dikenal memiliki hubungan pertemanan lintas negara yang luas, sengaja datang untuk memberikan dukungan moral bagi keluarga mendiang, terutama kepada adik Barbie, Dee Hsu, dan suaminya, DJ Koo.
Peresmian Patung Memorial oleh DJ Koo
Peringatan satu tahun ini juga ditandai dengan peresmian sebuah patung memorial khusus yang didesain sendiri oleh suami mendiang, DJ Koo (Koo Jun-yup).
"Aku merindukanmu begitu dalam. Ini adalah cara terakhir yang kumiliki untuk meredakan rinduku padamu," tulis DJ Koo dalam unggahan surat terbukanya yang menyentuh hati di media sosial.
Kondisi fisik DJ Koo juga menjadi perhatian publik; pria asal Korea Selatan itu terlihat jauh lebih kurus sejak kehilangan sang istri. Namun, kesetiaannya merawat makam Barbie hampir setiap hari menuai banyak simpati dari netizen di seluruh Asia.
Mengenang Sang Legenda
Barbie Hsu mengembuskan napas terakhirnya pada 2 Februari 2025 di usia 48 tahun akibat komplikasi pneumonia setelah tertular influenza saat berlibur di Jepang.
Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Mandarin.
Hingga saat ini, karya-karyanya seperti Meteor Garden, Mars, dan Summer’s Desire tetap menjadi warisan yang tak terlupakan bagi para penggemar setianya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana