KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan diduga seorang anggota kepolisian bersama anggota TNI menuding seorang pedagang es kue jadul menggunakan bahan pembuat spons.
Sudrajat mengaku sempat diinterogasi dan berulang kali menegaskan bahwa es yang dijualnya tidak mengandung spons maupun dalam kondisi basi, seperti yang dituduhkan kepadanya “Ini ngambil dimana semuanya. Saya bilang deket dari depok. Tapi bukan es basi itu es beneran. Diperiksa tapi itu es asli, es kue, es jadul,” kata dia.
Tak hanya diinterogasi saja, Sudrajat juga mengaku mengalami tindakan kekerasan fisik. Ia menyebut dipukul menggunakan cincin, disabet menggunakan selang hingga ditendang menggunakan sepatu dinas.
“Saya ditonjok pakai cincin, dipukul, diinjek-injek. Kayak axxing, kaki diangkat-angkat semua diangkat-angkat. Saya disabet pake selang air,” kata dia.
Akibat insiden itu, Sudrajat mengaku mengalami trauma. Dia bahkan tak berani untuk berjualan pasca insiden itu. “Iya (trauma). Udah tiga hari enggak (jualan). Saya takutnya diincar, takut saya dikeroyokin mati. Saya takut digebuk lagi gimana, takut,” kata dia.
Setelah viral, oknum anggota TNI dan Polri mengakui terlalu cepat mengambil kesimpulan sehingga menangkap pedagang es kue itu.
Baca Juga: Truk TNI AD Tabrak Dua Polisi hingga Tewas di Cisarua, Angkatan Darat Sampaikan Permohonan Maaf
Mereka pun memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada pedagang es atas nama Sudrajat karena terdampak langsung dalam peristiwa itu.
Kami di lapangan telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang, kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi.
Bantuan mengalir deras
Usai viral, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, mengunjungi kediaman Sudrajat, penjual es kue di kawasan Bojong Gede, Kabupaten Bogor.
Kunjungan tersebut dilakukan pada Selasa sore, 27 Januari 2026.
Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Abdul Waras juga memberikan bantuan berupa satu unit sepeda motor sebagai bentuk empati dan dukungan moral.
Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi keluarga Sudrajat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Tak hanya kapolres, banyak warga yang peduli dengan apa yang dialami Sudrajat. Bantuan pun mengalir deras.(ram)
Editor : Ayu Oktaviana