KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Anggapan bahwa hipertensi hanya menyerang lansia kini tidak lagi relevan. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus tekanan darah tinggi pada usia produktif dan generasi muda menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Dokter menilai perubahan gaya hidup menjadi faktor utama. Pola makan tinggi garam, konsumsi makanan cepat saji, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, serta tingkat stres yang tinggi menjadi pemicu meningkatnya kasus hipertensi di kalangan anak muda.
Padahal, hipertensi pada usia muda dapat membawa dampak jangka panjang yang serius.
Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal di usia yang lebih dini.
Selain gaya hidup, melansir https://poltekkessekadauhilir.org sejumlah faktor lain juga berperan meningkatkan risiko hipertensi, seperti obesitas, diabetes, riwayat keluarga, hingga kurangnya asupan kalium dari buah dan sayuran.
Para ahli kesehatan mendorong generasi muda untuk mulai menerapkan pola hidup sehat sejak sekarang.
Olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, mengurangi konsumsi garam, serta mengelola stres menjadi langkah penting untuk mencegah hipertensi sejak dini.(*)
Editor : Agus Pramono