Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pemkab Kotim Kejar Penyelesaian Akhir Tahun 2025, Berikut Jalan yang Prioritas Perbaikan

Agus Pramono • Senin, 15 Desember 2025 | 18:19 WIB
Cek perbaikan jalan di Kotim.HUMAS
Cek perbaikan jalan di Kotim.HUMAS

SAMPIT – Jelang akhir tahun 2025, pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan proyek perbaikan jalan prioritas tahun anggaran 2025 terus dikejar agar bisa dinikmati masyarakat sebelum tutup tahun.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, mengatakan secara umum pelaksanaan rekonstruksi dan peningkatan jalan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Dari hasil pemantauan lapangan bersama Komisi IV DPRD Kotim, sebagian besar paket pekerjaan menunjukkan progres signifikan, bahkan mendekati tahap akhir.

“Untuk kegiatan utama yang jumlahnya tujuh paket, seperti Jalan Pramuka, Jalan Nyai Enat, dan Jalan Wengga Metropolitan, progresnya sudah berada di kisaran 70 hingga hampir 90 persen,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

Meski demikian, ia tidak menampik masih terdapat beberapa pekerjaan yang progresnya belum maksimal. Dengan sisa waktu hingga akhir Desember, pihaknya terus mendorong percepatan pelaksanaan di lapangan.

“Yang progresnya masih kurang tetap kami pacu. Waktu memang terbatas dan cuaca kadang tidak menentu, tapi kami optimistis pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu,” katanya.

Mentana menegaskan, percepatan pekerjaan tidak berarti mengorbankan mutu. Ia memastikan seluruh pekerjaan tetap mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

“Kualitas tetap menjadi prioritas. Kami tidak ingin pekerjaan selesai cepat tapi tidak sesuai standar. Pengawasan tetap kami lakukan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, banyaknya proyek yang dikerjakan di penghujung tahun disebabkan kegiatan perbaikan jalan baru dapat dilaksanakan setelah APBD Perubahan 2025 disahkan pada September lalu.

“Di APBD murni memang belum tersedia anggaran. Setelah APBD Perubahan ditetapkan, barulah kegiatan fisik bisa dijalankan. Itu yang membuat pengerjaan cukup padat di akhir tahun,” jelasnya.

Apabila terdapat pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal, Mentana menyebut telah ada mekanisme yang mengatur, mulai dari perpanjangan waktu hingga sanksi administratif.

“Semua sudah ada aturannya. Bisa berupa tambahan waktu, denda, atau evaluasi kontrak. Prosesnya akan dibahas bersama dinas teknis, konsultan, inspektorat, dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Adapun sejumlah ruas jalan yang masuk program prioritas tahun ini di antaranya:

Jalan Pramuka sepanjang 2,1 kilometer

Jalan Nyai Enat 656 meter

Jalan Wengga Metropolitan 353 meter

Jalan Samudra Kobes 256 meter

Jalan Lesa Parenggean 985 meter

Jalan Anggur 3 sepanjang 482 meter

Jalan menuju TPA sepanjang 515 meter

Jalan Bengkirai sepanjang 1,61 kilometer.

Mentana menambahkan, proyek perbaikan jalan tersebut tidak hanya terpusat di wilayah Kota Sampit, tetapi juga tersebar di sejumlah kecamatan lainnya di Kotim.

“Target kami seluruh pekerjaan bisa rampung di bulan Desember ini, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (mif)

Editor : Agus Pramono
#proyek #kotim #prioritas pembangunan #perbaikan jalan