NANGA BULIK – Nama Kabupaten Lamandau kembali kembali bersinar di dunia hiburan ekonomi kreatif. Hal ini menyusul, terpilihnya Desa Kinipan, Kacamatan Batang Kawa, sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar film Tanah Dayak.
Kinipan dulunya dikenal, sebagai lahirnya perjuangan masyarakat adat dalam mempertahankan tanah ulayat, dari industri perkebunan kelapa sawit.
Desa ini, memiliki potensi kekayaan alam, dan menyimpan sejarah panjang peradaban budaya serta dayak tonum di Kabupaten Lamandau.
Baca Juga: Desa Kinipan Jadi Lokasi Film Tanah Dayak, Bupati Lamandau Buka Suara
Film “Tanah Dayak” merupakan film horor yang mengangkat kisah tentang sejarah kerusuhan antar suku yang melibatkan suku dayak.
Cerita berfokus sejarah kelam, tragedi kerusuhan Sampit yang menelan banyak korban jiwa, serta akibat yang harus ditanggung dari permasalahan masa lalu.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra menyampaikan rasa bangganya, karena daerahnya terpilih sebagai salah lokasi pengambilan gambar filim tanah dayak.
“Kekompakan masyarakat dalam mempertahankan adat dan budaya berbuah manis. Laman Kinipan, Kecamatan Batangkawa, Kabupaten Lamandau, terpiih jadi lokasi syuting film layar lebar Tanah Dayak. Saya pribadi ikut berbangga, desa maupun kabupaten kita bisa semakin dikenal luas.” kata bupati.
Baca Juga: Saat Kunjungan Menteri LHK RI, Masyarakat Kinipan Menuntut Hal Ini
Pihaknya, menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kerja sama yang terjalin dapat mengangkat nama destinasi wisata di Kabupaten Lamandau, melalui industri perfilman nasional.
“Kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas pemilihan lokasi syuting film nasional ini. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mengangkat nama khususnya Desa Kinipan di kancah nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (lan)
Editor : Ayu Oktaviana