Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata

Gajah Jinak Dona di Way Kambas Mati, Usai Alami Gangguan Kesehatan, Sempat Dirawat Intensif

Anisa Bahril Wahdah • Selasa, 18 November 2025 - 13:15 WIB
Petugas evakuasi gajah yang mati di Way Kambas Lampung. (IST)
Petugas evakuasi gajah yang mati di Way Kambas Lampung. (IST)

SEEKOR gajah jinak betina berusia sekitar 45 tahun bernama Dona dilaporkan mati di Camp Elephant Response Unit (ERU) Bungur, Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Toto Projo, Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Kepala Balai TNWK, Zaidi, dalam keterangan yang diterima Senin (17/11), menjelaskan bahwa Dona telah lama memiliki riwayat gangguan kesehatan dan mendapat pemantauan intensif sejak awal November.

Kondisi kesehatannya mulai mengkhawatirkan setelah pemeriksaan rutin pada 6 November menunjukkan kadar eosinofil yang sangat tinggi pada sampel darah, mengindikasikan adanya infeksi parasit.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim medis segera memberikan perawatan berupa infus serta pemantauan lanjutan.

Namun, meski telah mendapatkan penanganan optimal, Dona akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Pada 13 November, kondisi Dona memburuk karena mulai tidak mau makan. Dokter hewan di Pusat Latihan Gajah (PLG) TNWK melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan tindakan medis tambahan.

Meski nafsu makan menurun drastis, saat itu Dona masih dapat bergerak aktif.

Namun pada 14—15 November kondisinya tidak kunjung membaik. Dona hanya mampu mengonsumsi satu sisir pisang dan tubuhnya semakin melemah.

Pada 16 November dini hari, Dona masih memberikan respons gerak pada pukul 03.00 WIB. Namun beberapa jam kemudian ia terlihat tidak mampu berdiri.

Tim medis bersama Kepala SPTN Wilayah II Bungur segera menuju Camp ERU Bungur, tetapi saat tiba pukul 13.20 WIB, Dona telah dinyatakan mati dalam kondisi tidak bernapas dan lidah tampak pucat.

TNWK kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk proses lanjutan sesuai prosedur.

Nekropsi dilakukan pada Minggu sore untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

TNWK menyampaikan belasungkawa atas kematian Dona yang dianggap sebagai bagian penting dalam upaya konservasi gajah di Way Kambas.

Pihak taman nasional menegaskan bahwa seluruh tindakan medis telah diberikan sejak gejala awal muncul dan berkomitmen meningkatkan kesehatan satwa, pengawasan populasi, serta pengelolaan kesejahteraan gajah binaan maupun liar di kawasan TNWK. (jpg)

Editor : Ayu Oktaviana
#nekropsi #gangguan kesehatan #konservasi gajah #gajah #dokter hewan #taman nasional way kambas #infeksi #Kesehatan satwa