Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Chris Thorogood, Sosok di Balik Penemuan Bunga Raksasa Raflflesia Hasseltii, Sejak Kecil Tertarik dengan Tumbuhan Parasit

Anisa Bahril Wahdah • Jumat, 21 November 2025 | 14:15 WIB
Chris Thorogood (kiri) bersama tim yang menemukan Rafflesia Hasseltii, bunga langka yang selama 13 tahun dicari. (X @thorogoodchris1)
Chris Thorogood (kiri) bersama tim yang menemukan Rafflesia Hasseltii, bunga langka yang selama 13 tahun dicari. (X @thorogoodchris1)

 

NAMA Chris Thorogood kembali mencuri perhatian publik setelah terlibat dalam penemuan Rafflesia hasseltii, bunga langka yang telah ia cari selama 13 tahun bersama para pegiat lingkungan di Indonesia.

Penemuan ini bukan hanya menjadi kabar besar di kalangan ilmiah, tetapi juga memantik antusiasme warganet di berbagai platform media sosial.

Namun jauh sebelum penemuan tersebut viral, Thorogood sudah dikenal sebagai sosok botanis dengan karakter unik dan ketertarikan mendalam terhadap tumbuhan parasit.

Ketertarikan itu sudah muncul sejak kecil, bahkan ia pernah membuat replika 3D bunga Rafflesia di halaman rumahnya saat masih duduk di bangku sekolah.

Dalam bukunya yang berjudul "Pathless Forest", Thorogood menggambarkan dirinya sebagai ilmuwan yang meneliti kehidupan tumbuhan dari sudut yang jarang dilirik.

Ia dikenal sebagai ahli botani sekaligus dosen di University of Oxford, Inggris. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Direktur dan Kepala Bidang Sains di Oxford Botanic Garden and Arboretum, serta menjadi Profesor Tamu di Universitas Filipina.

Fokus risetnya mencakup evolusi tumbuhan parasit dan karnivora, eksplorasi keanekaragaman flora di pusat biodiversitas dunia, hingga studi biomimetika bidang yang mempelajari bagaimana struktur biologis dapat menginspirasi teknologi masa depan. With proper tools and based on info.

Rafflesia Hasseltii
Rafflesia Hasseltii

Ketertarikan Thorogood terhadap tumbuhan tidak muncul tiba-tiba. Dalam bukunya Pathless Forest, ia menuliskan bahwa sejak usia delapan tahun dirinya sudah terpesona pada foto bunga raksasa dari Asia Tenggara yang ditemukan dalam buku kesayangannya.

Bagi Thorogood kecil, Asia Tenggara terasa sejauh bulan saat itu. Tidak mungkin baginya menyaksikan Rafflesia secara langsung.

Maka, ia menciptakan dunia hutan hujan imajiner di sekitar rumahnya yang berbatasan dengan pemakaman tua.

Di antara nisan berlumut dan semak liar, ia membangun replika 3D Rafflesia menggunakan bubur kertas dan tanah liat, dipahat dan dicat sedetail mungkin.

Replika itu ia simpan di bawah naungan pohon yew seolah sedang tumbuh di tengah hutan tropis. Dari situlah obsesinya berakar.

Kini ia bukan lagi bocah yang menatap replika. Thorogood telah menjadi salah satu ahli botani terkemuka yang meneliti biologi Rafflesia dan tumbuhan parasit lainnya.

Ia menjelaskan bahwa Rafflesia adalah parasit murni yang “mencuri makanan” dari tumbuhan inangnya, terutama Tetrastigma.

Tumbuhan parasit seperti ini bukan anomaly, mereka mencakup sekitar satu persen spesies tumbuhan berbunga dan telah berevolusi berulang kali dalam sejarah kehidupan.

Selain menjadi ilmuwan, Thorogood juga dikenal sebagai ilustrator botani peraih penghargaan, penulis buku, serta kerap tampil di televisi dan radio sebagai penyiar sains.

Misinya sederhana namun kuat: membuat publik melihat tumbuhan dengan cara yang berbeda sebagai makhluk hidup yang saling terhubung dengan manusia dan planet ini.

Obsesi seumur hidup Thorogood terhadap Rafflesia terbayar saat ia bersama peneliti Indonesia, Septian Andriki atau Deki, berhasil menemukan Rafflesia Hasseltii mekar di hutan Sumatera Barat pada 18 November 2025.

Penemuan ini menjadi viral setelah video haru Deki beredar di media sosial. Thorogood kemudian membagikan potret bunga tersebut di akun X miliknya, menyebut momen itu sebagai sesuatu yang “ajaib”.

Karena mereka harus berjalan siang dan malam di hutan yang dijaga harimau hanya untuk melihatnya mekar.

Upaya puluhan tahun, mimpi masa kecil, dan kecintaan mendalam terhadap Rafflesia akhirnya bertemu dalam satu momen yang kini dicatat sebagai penemuan penting dalam dunia botani.

Chris Thorogood bukan hanya ilmuwan yang meneliti Rafflesia, ia adalah seseorang yang benar-benar tumbuh bersama mimpi tentang bunga raksasa itu. (jpg)

Kadispora Danial Ibrahim .(F:Ist)
Kadispora Danial Ibrahim .(F:Ist)
Editor : Ayu Oktaviana
#hutan hujan tropis #Taman Nasional Kerinci Seblat #Rafflesia hasseltii #sumatera barat #Chris Thorogood #biodiversitas #Flora Langka #bunga raksasa