KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Langit Kalimantan Tengah memasuki fase yang tak lagi mudah ditebak. Palangka Raya diprediksi berawan dan cuaca cerah pada pagi sampai siang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika cuaca yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah provinsi ini.
Berdasarkan rilis BMKG, pola cuaca di Kalimantan Tengah menunjukkan dominasi hujan ringan hingga hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta potensi hujan lokal berdurasi singkat yang berisiko memicu angin puting beliung di sejumlah titik.
Di wilayah timur, Tamiang Layang diprediksi mengalami hujan ringan secara merata sepanjang hari, mulai pagi hingga dini hari, dengan suhu 22–30 derajat Celsius, kelembapan tinggi 80–100 persen, serta kecepatan angin sekitar 9 km/jam.
Sementara itu, Muara Teweh mengawali hari dengan kondisi cerah berawan, namun memasuki siang diperkirakan terjadi hujan petir. Pada malam hingga dini hari, cuaca berubah menjadi hujan ringan, dengan suhu 23–33 derajat Celsius dan angin 8 km/jam.
Di wilayah pedalaman, Puruk Cahu dan Kuala Kurun memiliki pola cuaca yang hampir serupa, yakni cerah berawan pada pagi hari, lalu hujan ringan sejak siang hingga dini hari.
Suhu di kedua wilayah ini berkisar 22–33 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi dan angin relatif lemah antara 6–8 km/jam.
Untuk kawasan barat dan selatan, Pangkalan Bun dan Pulang Pisau diprediksi diguyur hujan ringan pada pagi dan siang hari, kemudian berubah menjadi cerah berawan pada malam dan dini hari.
Kecepatan angin di Pangkalan Bun tercatat cukup kencang, mencapai 16 km/jam, dengan suhu 23–31 derajat Celsius, sedangkan Pulang Pisau bersuhu 23–33 derajat Celsius.
Di pusat pemerintahan provinsi dan wilayah timur pesisir, Palangka Raya dan Sampit diperkirakan cerah berawan pada pagi hari, kemudian hujan ringan pada siang dan malam, serta kembali cerah berawan saat dini hari.
Suhu rata-rata berada di kisaran 23–32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi, mendekati 99 persen.
Wilayah Sukamara, Nanga Bulik, dan Kuala Kapuas diprakirakan mengalami hujan ringan pada pagi dan siang hari, lalu cuaca berangsur membaik menjadi cerah berawan pada malam hingga dini hari, dengan suhu rata-rata 23–32 derajat Celsius.
Adapun Kasongan dan Buntok mengawali hari dengan cuaca cerah berawan, dilanjutkan hujan ringan pada siang dan malam hari, serta kembali cerah berawan menjelang dini hari, dengan suhu berkisar 23–32 derajat Celsius.
Di kawasan pesisir, Kuala Pembuang diprediksi mengalami hujan ringan pada pagi dan siang hari, sempat cerah berawan pada malam, lalu kembali hujan ringan pada dini hari. Wilayah ini juga dipengaruhi angin cukup kencang hingga 16 km/jam, dengan suhu 24–32 derajat Celsius.
BMKG secara umum mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Kalimantan Tengah untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah. Selain itu, terdapat potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat memicu angin puting beliung.
“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, termasuk potensi banjir, genangan air, tanah longsor, serta pohon tumbang, terutama di wilayah rawan bencana,” tulis BMKG dalam rilis resminya.
BMKG juga mengingatkan agar aktivitas masyarakat, terutama di sektor transportasi darat, sungai, dan laut, menyesuaikan dengan kondisi cuaca, serta selalu memantau informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG. (mif)
Editor : Agus Pramono