PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran, S.IKom bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo terus menunjukkan keseriusan kuat dalam menggenjot pembangunan infrastruktur strategis, dengan fokus utama pada peningkatan ruang publik di ibu kota.
Saat ini, Pemprov Kalteng tengah berupaya keras menghadirkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru yang berlokasi di jantung Kota Palangka Raya. Pembangunan RTH ini bukan hanya bertujuan untuk memperindah kota, namun juga memberikan kenyamanan serta menjadi ruang aktivitas dan rekreasi bagi masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, S.T., M.TP, menyatakan bahwa progres fisik di lapangan terus menunjukkan peningkatan signifikan dan kini mendekati rampung 100 persen.
Baca Juga: Amonius Tuyum Resmi Menggantikan Jimmy Carter Jadi Anggota DPRD Kalteng
”Percepatan terus dilakukan agar kawasan tersebut dapat mulai dimanfaatkan warga,”kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, S.T., M.TP belum lama ini.
Menurutnya, pekerjaan di lapangan sudah berjalan sangat baik. Progres fisiknya kini terus mengalami peningkatan dan endekati 100 persen. Pihaknya berharap pada penghujung tahun 2025 masyarakat bisa menikmati RTH ini sebagai ruang kebahagiaan bersama.
Juni menuturkan, penataan RTH sejak awal dirumuskan sebagai ruang publik yang benar-benar bisa menjadi titik temu dan ruang aktivitas warga Palangka Raya. Selain memberi tempat rekreasi baru, kehadirannya diharapkan memperindah kawasan pusat kota.
“RTH ini kami desain sebagai tempat masyarakat berkumpul, bersosialisasi, dan beraktivitas. Prinsipnya ruang bersama bagi warga kota,” kata Juni.
Ia menambahkan bahwa setelah area utama selesai digunakan, pemerintah akan melanjutkan pekerjaan pada tahap berikutnya.
Salah satunya ialah Pemerintah Provinsi tengah melakukan pengembangan konektivitas dengan kawasan RTH di kompleks Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalteng.
“Penyempurnaan fasilitas tetap dilanjutkan. Untuk RTH Disnakertrans, penyelesaiannya dijadwalkan pada 2026 sampai 2027,” ungkapnya.
Dengan rampungnya RTH eks KONI, pemerintah berharap wajah ibu kota provinsi semakin tertata, sekaligus memberi ruang publik yang layak dan nyaman bagi masyarakat dari berbagai kalangan. (ovi/nue)
Editor : Kiki Rizqie