PULANG PISAU-Wakapolres Pulang Pisau, Kompol Sahat Martua Pasaribu melakukan kunjungan mendadak guna mengecek langsung kondisi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pulang Pisau, Rabu (14/01/2026).
Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa makanan yang disajikan bagi penerima manfaat benar-benar memenuhi standar kesehatan yang ketat.
Dalam pengecekan tersebut, Kompol Sahat memeriksa setiap sudut area dapur, mulai dari ketersediaan sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, hingga kelengkapan peralatan masak.
Tak hanya itu, proses pengolahan bahan pangan serta penyusunan jadwal menu harian juga menjadi fokus utama dalam inspeksi ini.
Guna menjaga konsistensi kualitas, Wakapolres mengungkapkan bahwa Polres Pulang Pisau telah menerapkan sistem pengawasan harian yang ketat. Setiap harinya, personel dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) serta Seksi Pengawasan (Siwas) ditugaskan khusus untuk memonitor seluruh aktivitas di dapur SPPG.
Peran personel Si Dokkes adalah memastikan aspek sanitasi, higienitas bahan baku, serta kelayakan gizi makanan.
Sementara itu, personel Siwas bertugas melakukan pengawasan internal terhadap prosedur kerja dan integritas pelaksanaan program di lapangan agar berjalan sesuai aturan yang berlaku.
"Kebersihan dan gizi adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, keterlibatan Si Dokkes dan Siwas setiap hari sangat krusial untuk memastikan tidak ada standar yang terabaikan dalam setiap porsi makanan yang disajikan," tegas Kompol Sahat.
Selain melakukan inspeksi teknis, Wakapolres juga memberikan motivasi kepada para petugas dapur. Ia memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mereka dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu pilar pembangunan kualitas SDM di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Kompol Sahat menyatakan kepuasannya terhadap pengelolaan dapur di Polres Pulang Pisau.
"Dari hasil pengecekan hari ini, Dapur SPPG Polres Pulang Pisau kami nilai sangat layak, bersih, dan telah memenuhi standar operasional kesehatan serta keamanan pangan. Sinergi antara petugas dapur, Si Dokkes, dan Siwas terbukti mampu menjaga kualitas pelayanan kita," tutupnya.(hms/ram)
Editor : Ayu Oktaviana