Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Al Nassr Juara Liga Saudi 2025/2026: Ronaldo Menangis, Jorge Jesus Pamit

Petrus • Jumat, 22 Mei 2026 | 12:54 WIB
Cristiano Ronaldo sukses mengantar Al Nassr meraih trofi Liga Arab Saudi musim 2025/2026, Jumat (22/5/2026) dini hari WIB. Di sisi lain, pertandingan malam itu menjadi momen terakhir kebersaaamnya dengan sang pelatih, Jorge Jesus. (Sumber: Instagram @alnassr)
Cristiano Ronaldo sukses mengantar Al Nassr meraih trofi Liga Arab Saudi musim 2025/2026, Jumat (22/5/2026) dini hari WIB. Di sisi lain, pertandingan malam itu menjadi momen terakhir kebersaaamnya dengan sang pelatih, Jorge Jesus. (Sumber: Instagram @alnassr)

Cristiano Ronaldo tak kuasa menahan emosi usai membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi 2025/2026. Di balik pesta gelar dan brace Ronaldo, laga kontra Damac juga menjadi momen perpisahan emosional Jorge Jesus dari Al Nassr.

 

AIR mata kebahagiaan menyelimuti Al Awwl Park saat peluit panjang berbunyi dalam laga Al Nassr kontra Damac FC, Jumat (22/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan telak 4-1 bukan hanya memastikan Al Nassr keluar sebagai juara Liga Arab Saudi 2025/2026, tetapi juga menjadi malam penuh emosi bagi Cristiano Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus.

Cristiano Ronaldo tampil sebagai pahlawan lewat dua gol yang memastikan Al Nassr finis di puncak klasemen dengan 86 poin, unggul dua angka atas Al Hilal.

Namun, sorotan terbesar justru datang setelah pertandingan usai, ketika Ronaldo terlihat menitikkan air mata dan memeluk Jorge Jesus dalam momen perpisahan yang mengharukan.

 

Ronaldo Akhirnya Angkat Trofi Bersama Al Nassr

Penantian panjang Cristiano Ronaldo sejak bergabung dengan Al Nassr pada Januari 2023 akhirnya berakhir manis.

Setelah beberapa kali gagal dalam perebutan gelar domestik maupun Asia, superstar Portugal itu kini resmi mempersembahkan trofi liga untuk klubnya.

Ronaldo menjadi sosok paling menentukan di laga pamungkas.

Dua gol yang dicetaknya membuat Al Nassr sukses mengunci kemenangan sekaligus mematahkan tekanan besar dari Al Hilal hingga pekan terakhir.

“Saya menunggu momen ini sejak hari pertama datang ke sini.

Ini bukan hanya trofi untuk saya, tapi untuk semua fans Al Nassr,” ujar Ronaldo seusai pertandingan.

Brace tersebut juga membuat Ronaldo menorehkan gol ke-972 sepanjang karier profesionalnya.

Di usia 41 tahun, ia tetap menjadi figur sentral dan penentu di laga terbesar musim ini.

 

Al Nassr Bangkit Setelah Sempat Tertekan

Di pertandingan kontra Damac FC, Al Nassr sebenarnya sempat mengalami kesulitan membongkar pertahanan lawan pada babak pertama.

Dominasi penguasaan bola belum cukup membuat mereka nyaman.

Gol pembuka baru lahir pada menit ke-34 lewat sundulan Sadio Mane setelah memanfaatkan sepak pojok Joao Felix. Gol tersebut menjadi titik awal kebangkitan Al Nassr.

Babak kedua berjalan lebih agresif. Kingsley Coman mencetak gol kedua sebelum Damac memperkecil skor melalui penalti Morlaye Sylla.

Namun, Ronaldo memastikan pesta juara tetap berjalan sempurna.

Tendangan bebas spektakuler pada menit ke-63 dan gol keduanya di menit ke-81 membuat Al Nassr menutup musim dengan kemenangan meyakinkan 4-1.

 

Damac Terdegradasi di Tengah Pesta Al Nassr

Di sisi lain, hasil ini menjadi tragedi bagi Damac FC.

Kekalahan telak membuat mereka finis di posisi ke-16 klasemen akhir dan harus terdegradasi ke divisi bawah musim depan.

Damac sebenarnya sempat memberi perlawanan melalui gol penalti Morlaye Sylla.

Akan tetapi, kualitas dan mental juara Al Nassr terlalu sulit dibendung.

Malam yang menjadi pesta besar bagi Ronaldo dan Al Nassr justru berubah menjadi mimpi buruk bagi Damac FC.

 

Tangisan Ronaldo Warnai Pesta Juara

Selepas pertandingan, Ronaldo tampak emosional di tengah lapangan.

Ia beberapa kali menutup wajahnya sebelum dipeluk rekan-rekan setim dan staf pelatih.

Atmosfer di stadion berubah haru ketika ribuan suporter Al Nassr meneriakkan nama sang megabintang.

Ronaldo lalu berjalan menuju tribune sambil membawa bendera klub dan memberikan salam kepada fans.

“Musim ini sangat berat. Kami mendapat banyak tekanan, tapi kami tidak pernah menyerah,” kata Ronaldo.

Momen tersebut dianggap sebagai salah satu malam paling emosional dalam karier Ronaldo sejak meninggalkan Eropa.

Gelar ini sekaligus menjadi bukti bahwa proyek besar Al Nassr akhirnya membuahkan hasil.

 

Jorge Jesus Tutup Perjalanan dengan Gelar

Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus. Juru taktik asal Portugal itu memutuskan untuk meninggalkan klub usai mempersembahkan gelar juara di musim pertamanya. (Sumber: Instagram @alnassr)
Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus. Juru taktik asal Portugal itu memutuskan untuk meninggalkan klub usai mempersembahkan gelar juara di musim pertamanya. (Sumber: Instagram @alnassr)

Kemenangan atas Damac juga menjadi laga terakhir Jorge Jesus bersama Al Nassr.

Pelatih asal Portugal itu dipastikan meninggalkan klub setelah sukses mempersembahkan gelar liga di musim perdananya.

Jorge Jesus mendapat penghormatan spesial dari pemain dan suporter seusai pertandingan.

Para pemain bahkan sempat mengangkat sang pelatih ke udara di tengah perayaan juara.

“Tidak ada akhir yang lebih indah dari ini.

Saya bangga dengan para pemain dan semua orang di klub,” ujar Jorge Jesus, sebagaimana dikutip babelinsight.id dari media Portugal A Bola.

Keputusan berpisah disebut sudah disepakati beberapa pekan sebelum musim berakhir.

Meski demikian, Jesus tetap mampu menjaga fokus tim hingga akhirnya memastikan trofi Liga Pro Arab Saudi. (psn/net)

Editor : Petrus
#juara liga saudi 2025/2026 #ronaldo menangis #jorge jesus #pamit #Al Nassr