KEPUTUSAN manajemen Barcelona untuk menyetujui bintang muda mereka, Yamine Yamal, mengenakan nomor punggung 10, tidak hanya membahagiakan para pendukung, tetapi juga membawa keberuntungan buat klub yang bermarkas di Camp Nou itu. Dalam sehari, Barcelona bisa meraup keuntungan Rp189 miliar dari penjualan jersei yang akan dikenakan pemain berusia 18 tahun itu.
Pada hari Lamine Yamal menandatangani perpanjangan kontraknya hingga 30 Juni 2031, manajemen klub juga mengumumkan bahwa winger muda Spanyol itu akan mewarisi nomor punggung 10, angka sakral yang sebelumnya dipakai oleh legenda-legenda seperti Lionel Messi, Ronaldinho, dan Diego Maradona.
Kini, seragam baru ini tersedia untuk dibeli, baik di toko resmi klub maupun daring. Hanya dalam 24 jam setelah peluncuran yang sangat dinantikan, ribuan penggemar telah membeli produk tersebut, mencatatkan rekor baru bagi raksasa Spanyol tersebut.
Meskipun daftar panjang superstar yang pernah bermain untuk klub Catalunya ini, jersey nomor 10 Yamal mencatatkan penjualan tertinggi dalam satu hari dalam sejarah klub. Bahkan produk Lionel Messi pun tak terjual secepat ini.
Menurut laporan terbaru AS Diario, "volume permintaan" untuk jersey baru ini belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan beberapa toko sudah hampir kehabisan stok.
Dalam laporan tersebut menambahkan bahwa hampir 70 ribu penjualan yang kabarnya dipesan Nike untuk didistribusikan ke seluruh penjuru dunia terutama penggemar Blaugrana, dengan mencapai omzet awalnya sekitar EUR 10 juta (hampir mencapai Rp 190 miliar).
Selain permintaan yang tinggi, harga jersey ini juga membantu Nike dan Barcelona meraup keuntungan yang besar. Versi dewasa seragam ini dibanderol dengan harga EUR 134,99 dan edisi spesial Liga Champions akan membuat para penggemar merogoh kocek EUR 184,99.
Yamal adalah pemain ketujuh dalam sejarah Barcelona yang mengenakan nomor ikonik tersebut di punggung. Bahkan, di usia 18 tahun, ia juga menjadi pemain termuda yang menerima penghargaan sacral Blaugrana.
Ansu Fati sebelumnya memegang rekor ketika ia menerima jersey nomor 10 di usia 19 tahun. Tetapi, pemain yang kini dipinjamkan ke AS Monaco tersebut dianggap paling gagal dalam sejarah ikonik Barca ini.
Yamal kini akan mengikuti jejak legenda Rivaldo, Ronaldinho, dan tentu saja, Messi. Ketiga pemilik jersey ini sebelumnya telah memenangkan setidaknya satu Ballon d’Or, sebuah prestasi yang diharapkan Yamal dapat diraih suatu hari nanti.
Wonderkid 18 tahun ini telah menjadi salah satu favorit untuk membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut atas kiprahnya yang luar biasa di musim 2024/2025.
Yamal mencatatkan 18 gol dan 21 asis dalam 55 penampilan di semua kompetisi, memainkan peran penting dalam kesuksesan Barcelona merebut gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. (jpc/net)