Finis di posisi ke-15 Premier League jelas bukan pencapaian yang bisa diterima oleh klub sebesar United. Minimnya produktivitas gol menjadi sorotan utama Bruno Fernandes menjadi top skor klub dengan 19 gol, dan hanya tiga pemain lain yang mencetak dua digit gol di semua kompetisi. Itu jelas sinyal bahaya.
Sebagai bagian dari solusi, United sudah menggelontorkan £127,5 juta untuk mendatangkan dua winger produktif: Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo. Keduanya mencetak total 35 gol di Premier League musim lalu. Tapi United belum selesai mereka kini fokus mencari ujung tombak murni, dan nama Šeško kembali mencuat.
Pemain asal Slovenia ini sebelumnya sempat dikaitkan dengan Arsenal, namun klub London itu kini justru memilih mengejar Viktor Gyökeres dari Sporting CP. Hal ini membuka jalan bagi Manchester United untuk kembali ke perburuan Šeško.
Menurut laporan terbaru dari pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, nama Šeško sudah mulai dibahas secara internal di kubu United. Meski prioritas Amorim adalah mendatangkan striker, kemampuan finansial klub akan sangat tergantung pada hasil penjualan pemain.
RB Leipzig kabarnya mematok harga £70-80 juta untuk Šeško. Namun, sejumlah sumber menyebut harga itu bisa turun seiring mendekatnya penutupan jendela transfer pada Agustus mendatang. Kuncinya adalah United harus menjual pemain terlebih dahulu.
Beberapa nama yang disebut akan dilepas antara lain Jadon Sancho (yang diminati Juventus) dan Antony (yang dikaitkan dengan Real Betis). Namun, Romano menyoroti satu nama krusial: Alejandro Garnacho. Jika United rela melepas wonderkid asal Argentina ini, potensi kedatangan Šeško bisa semakin terbuka lebar.
United punya kesempatan besar untuk mengamankan striker muda berbakat yang bisa jadi solusi jangka panjang. Benjamin Šeško baru berusia 22 tahun, punya fisik ideal, naluri gol tajam, dan telah membuktikan kualitasnya di Bundesliga.
Apakah Benjamin Šeško adalah jawaban untuk kebangkitan Manchester United? (*cha)