ASA pemain bertahan Indonesia, Jay Idzes, untuk tetap merasakan sengitnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia terbuka kembali, setelah secara mengejutkan tim promosi ke Serie A musim 2025/2026, Sassuolo, mengajukan tawaran ke Veneziauntukmemboyong pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut sebelum jendela transfer musim panas ditutup.
Kepindahan Jay Idzes dari Venezia ke Sassuolo bahkan menciptakan rekor baru. Bek tengah Indonesia itu menjadi pemain Asia Tenggara dengan rekor transfer termahal. Sebelumnya, rekor itu dipegang oleh pemain Thailand, Chanathip Songkrasin.
Meski peluangnya untuk melanjutkan karier sepak bola di Serie A terbuka kembali, tetapi Jay kini menghadapi tantangan besar di lini pertahanan klub barunya, Sassuolo. Meskipun sudah menjalani debut singkat secara resmi, Jay harus bersaing ketat dengan enam bek tengah lain yang sudah berpengalaman di Serie A maupun kompetisi Eropa.
Persaingan ini membuat peluang Jay untuk menjadi starter utama masih kurang pasti, dan bisa jadi posisinya hanya sebagai pemain cadangan, jika tidak bisa tampil konsisten dan memukau pelatih Fabio Grosso.
Beberapa pesaing kuat Jay di Sassuolo antara lain Tarik Muharemovic, bek muda berusia 22 tahun yang menjadi pilar utama saat klub naik kasta dari Serie B, serta Sebastian Walukiewicz, pemain timnas Polandia yang punya lebih dari 100 penampilan di Serie A dan status pinjaman dari Torino.
Selain itu, ada juga Cas Odenthal, rekan senegaranya dari Belanda yang berpengalaman di Eredivisie, serta Ruan Netto, yang saat ini masih pemulihan cedera lutut. Filippo Romagna, kapten Sassuolo musim lalu, juga menjadi pesaing tangguh lain yang harus dihadapi Jay.
Debut resmi Jay Idzes bersama Sassuolo sangat singkat, bahkan hanya berlangsung satu detik, sehingga ia masih harus berjuang keras untuk membuktikan diri dan mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih.
Dengan punyanya jumlah bek berkualitas dan pengalaman di skuad Sassuolo, Jay dituntut bekerja lebih keras dan menunjukkan performa terbaiknya agar tidak terpinggirkan dan bisa memperkokoh posisi di tim utama.
Namun, dengan segala kelebihan yang dimilikinya, maka bukan tak mungkin keinginan pribadi bang Jay dan juga para penggemar Timnas Indonesia untuk melihat pemain kesayangannya menjadi bagian dari tim reguler Sassuolo masih terbuka sangat lebar di musim ini. Menarik untuk kita nantikan kelanjutan kiprahnya di Serie A bersama Sassuolo. (psn)