
KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Pemerintah mulai menyiapkan pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) berukuran 3 kilogram yang selama ini dikenal masyarakat sebagai Gas Melon.
Pengganti tersebut berupa tabung compressed natural gas (CNG) bernama Tabung Merah Putih yang dirancang untuk kebutuhan rumah tangga.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut pengembangan tabung CNG tersebut telah memasuki tahap persiapan uji coba. Prototipe tabung dijadwalkan mulai dibuat pada Juli 2026 sebelum dilakukan serangkaian pengujian kelayakan.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman mengatakan nama Tabung Merah Putih merupakan identitas yang sebelumnya diperkenalkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk tabung CNG rumah tangga.
“Pak Menteri kan kemarin ngomong namanya Tabung Merah Putih,” ujar Laode saat ditemui di Gedung DPR RI, dikutip Kamis (2/6/2026).
Laode menjelaskan, pada tahap awal pemerintah akan membuat belasan unit prototipe untuk diuji. Jumlahnya diperkirakan sekitar 15 tabung yang akan menjalani pemeriksaan di Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).
“Jadi Juli ini sedang dibuat prototype untuk diuji. Jadi diuji tuh belasan lah, mungkin sekitar 15,” katanya.
Menurut dia, pengujian tersebut menjadi tahapan penting sebelum tabung CNG dapat digunakan secara luas oleh masyarakat. Pemerintah ingin memastikan seluruh aspek keamanan telah terpenuhi sebelum masuk tahap distribusi.
Fokus Uji Tekanan dan Keamanan Tabung
Berbeda dengan tabung LPG yang selama ini banyak digunakan masyarakat, Tabung Merah Putih menggunakan material komposit dengan teknologi tipe empat. Material tersebut membuat tabung memiliki bobot lebih ringan dibandingkan tabung berbahan logam.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




