Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Tahun untuk Kapuas

Agus Pramono
Penulis: Agus Pramono❯

Bupati Kapuas HM Wiyatno dan Wakil Bupati Kapuas Dodo
Bupati Kapuas HM Wiyatno dan Wakil Bupati Kapuas Dodo


Advertisement

KAPUAS-20 Februari 2026 genap setahun saya HM Wiyatno dan Bapak Dodo memimpin Kabupaten Kapuas.

Dalam kurun waktu yang relatif singkat itu, saya bersama jajaran pemerintah daerah telah berupaya semaksimal mungkin membangun daerah yang kita cintai ini.

Namun dengan segala kerendahan hati, saya menyadari belum semua harapan masyarakat dapat kami penuhi.

Advertisement

Satu tahun untuk Kapuas masih banyak kekurangan. Masih ada pekerjaan rumah yang harus kami tuntaskan.

Untuk itu, saya memohon maaf apabila selama satu tahun kepemimpinan ini kami belum dapat bekerja secara maksimal sebagaimana yang diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas.

Pada tahun-tahun ke depan menjadi komitmen dan tekad bagi saya untuk bekerja lebih keras, lebih fokus, dan lebih terarah.

Saya ingin apa yang menjadi harapan serta cita-cita masyarakat Kapuas dapat benar-benar terwujud.

Kapuas harus menjadi daerah yang maju, berkembang, dan mampu bersaing, dengan masyarakat yang semakin sejahtera dan mandiri.

Selama ini saya berupaya turun langsung ke lapangan, keluar masuk daerah-daerah terpencil untuk melihat secara nyata kondisi masyarakat.

Advertisement

Saya ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan.

Aspirasi masyarakat menjadi pegangan penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

Karena itu, saya memohon dukungan dan doa seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas.

Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kebersamaan, gotong royong, dan komitmen bersama untuk memajukan daerah ini.

Mari kita bergandengan tangan, satukan langkah dan niat, untuk membangun dan memajukan Kabupaten Kapuas yang kita cintai agar semakin maju, berdaya saing, dan membanggakan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kalteng PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Manugal, Bakar Lahan lalu Tanam Padi: Kearifan Lokal yang Berhadapan Dengan Jeruji Besi

Manugal, Bakar Lahan lalu Tanam Padi: Kearifan Lokal yang Berhadapan Dengan Jeruji Besi

Sebagian masyarakat Dayak Kalteng memulai manugal (menanam padi) di ladang pada bulan November.

Tangani Karhutla dan Kekeringan, Kapuas Usulkan 195 Sumur Bor dan 14 Titik Sarana Air Bersih

Tangani Karhutla dan Kekeringan, Kapuas Usulkan 195 Sumur Bor dan 14 Titik Sarana Air Bersih

Penanganan karhutla sekaligus menghadapi kekeringan di Kabupaten Kapuas terus dievaluasi setiap hari.

Asap Pekat Hambat Water Bombing di Kapuas, Penanganan Karhutla Fokus Operasi Darat

Asap Pekat Hambat Water Bombing di Kapuas, Penanganan Karhutla Fokus Operasi Darat

Kabut asap menghambat operasi water bombing dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer