Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teh Hangat vs Teh Dingin: Mana yang Lebih Baik untuk Buka Puasa?

K
Penulis: Kiki KaltengPos❯

ILUSTRASI : Teh hangat atau es teh buat buka puasa. FREEPIK
ILUSTRASI : Teh hangat atau es teh buat buka puasa. FREEPIK


Advertisement

 

KALTENGPOS.JAWAPOS - Momen berbuka puasa adalah saat yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Di Indonesia, teh seolah menjadi minuman wajib yang harus ada di meja makan.

Namun, perdebatan klasik selalu muncul: lebih baik menyeruput teh hangat yang menenangkan atau es teh yang menyegarkan?

Advertisement

Ternyata, suhu minuman yang Anda pilih dapat memengaruhi metabolisme dan kenyamanan perut Anda. Mari kita bedah manfaat keduanya agar Anda tidak salah pilih!

1. Manfaat Teh Hangat: Sahabat Lambung yang Lembut
Bagi banyak ahli kesehatan, teh hangat sering kali menjadi rekomendasi utama untuk mengawali buka puasa. Mengapa?

- Menghindari "Shock" pada Lambung: Setelah belasan jam kosong, lambung menjadi sangat sensitif. Minuman hangat membantu mengondisikan suhu perut secara bertahap tanpa memicu kontraksi mendadak.

Advertisement

- Melancarkan Pencernaan: Suhu hangat membantu melebarkan pembuluh darah di area perut, yang secara tidak langsung mendukung proses pemecahan makanan yang akan Anda santap setelahnya.

- Efek Relaksasi: Kandungan L-theanine dalam teh bekerja lebih optimal saat dipadukan dengan suhu hangat, memberikan efek tenang dan nyaman pada tubuh yang lelah.

2. Manfaat Teh Dingin: Si Penyegar Dahaga Seketika

Meski teh hangat lebih "aman" bagi perut sensitif, teh dingin atau es teh juga punya daya tarik tersendiri yang sulit ditolak.

- Menurunkan Suhu Tubuh dengan Cepat: Setelah beraktivitas di bawah cuaca panas saat berpuasa, teh dingin mampu memberikan sensasi dingin instan yang membantu menormalkan suhu inti tubuh.

- Meningkatkan Semangat: Rasa dingin yang menyentuh tenggorokan memberikan efek refreshing yang bisa mengusir rasa kantuk dan lemas setelah seharian tidak mendapat asupan energi.

Catatan Penting: Jika memilih teh dingin, pastikan tidak terlalu banyak menggunakan gula atau es batu yang berlebihan agar tidak memicu radang tenggorokan atau perut kembung.

Mana yang Harus Dipilih?

Pilihan terbaik sebenarnya bergantung pada kondisi tubuh Anda:

1. Pilih Teh Hangat jika: Anda memiliki riwayat maag, asam lambung, atau ingin makan berat segera setelah berbuka.

2. Pilih Teh Dingin jika: Anda merasa sangat kepanasan dan dehidrasi, namun pastikan untuk meminumnya secara perlahan (tidak langsung diteguk dalam jumlah banyak).

Tips Sehat: Apa pun suhu teh pilihanmu, usahakan untuk tidak menyeduhnya terlalu kental agar kandungan kafeinnya tidak memicu dehidrasi lebih lanjut. Awali selalu dengan segelas air putih sebelum beralih ke teh favoritmu!

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kalteng PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jejak Panjang Segelas Es Teh Manis: Dari Salju Musim Dingin Amerika hingga Warung Nusantara

Jejak Panjang Segelas Es Teh Manis: Dari Salju Musim Dingin Amerika hingga Warung Nusantara

Es teh, minuman penyegar ini memiliki riwayat panjang yang berakar di Benua Amerika sejak ratusan tahun silam.

3 Manfaat Luar Biasa Garam Laut untuk Kesehatan Tubuh

3 Manfaat Luar Biasa Garam Laut untuk Kesehatan Tubuh

Berbeda dengan garam meja yang melalui banyak proses pengolahan, garam laut dibuat alami dari penguapan air laut sehingga kaya akan mineral esensial.

Cegah Pikun dan Sembelit! Inilah 3 Manfaat Rutin Mengonsumsi Bayam Menurut Ahli

Cegah Pikun dan Sembelit! Inilah 3 Manfaat Rutin Mengonsumsi Bayam Menurut Ahli

Bagi masyarakat kita, bayam mungkin identik dengan menu sayur bening rumahan yang sederhana dan murah meriah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer