
KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Dalam obrolannya di podcast bersama Dokter Gia Pratama, Raditya Dika nyeletuk bahwa ia sangat akrab dengan autoimun.
Penyakit itu mengharuskan sang komika itu untuk berobat rutin ke rumah sakit di Singapura untuk kontrol rutin kesehatannya. Ia mengaku autoimun berpengaruh ke kulit dan rasa pegal di sendi-sendinya.
Karena mengidap autoimun, ia mengubah gaya hidupnya dengan menjaga pola makan dan olahraga yang tepat. Penulis buku Marmut Merah Jambu itu juga menyampaikan bahwa ia tak berlarut dengan penyakitnya dan beraktivitas seperti biasa.
Bagi sebagian pengidapnya, autoimun menimbulkan gejala yang menganggu dan sebagian lagi biasa saja. Bahkan beberapa gejalanya seperti gejala penyakit yang umum dirasakan, seperti pegal pada sendi dan ruam pada kulit.
Apa itu autoimun?
Menurut Dokter Gia Pratama, penyakit autoimun adalah penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Banyak hal yang akan timbul jika terserang autoimun.
“Autoimun ini kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel baik dalam tubuh. Dia terlalu baik sehingga menganggap sel lainnya adalah ancaman,” ungkapnya.
Mengutip https://poltekkesbandung.ac.id/, autoimun dapat diartikan pada kondisi tertentu, imun tubuh tidak dapat mengenali sel dan jaringannya sendiri.
Tercatat ada 80 jenis penyakit autoimun dengan gejala yang serupa.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




