Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bayi Orangutan yang Dibonceng Naik Motor Bikin Heboh Dunia Maya, Nasibnya Kini Ada di Tangan BKSDA

Agus Pramono • Senin, 13 Oktober 2025 | 13:14 WIB
Kondisi bayi orangutan sudah ada di tangan BKSDA Sampit.BKSDA
Kondisi bayi orangutan sudah ada di tangan BKSDA Sampit.BKSDA

SAMPIT – Aksi seorang pria yang membawa seekor bayi orangutan saat berkendara di Jalan Tjilik Riwut, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menghebohkan media sosial.

Video yang diunggah warga pada Senin (6/10/2025) itu memperlihatkan satwa dilindungi tersebut digendong di atas sepeda motor, memancing perhatian publik dan kecaman dari berbagai pihak.

Menindaklanjuti hal itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit langsung bergerak cepat.

Tim melakukan penelusuran terhadap identitas dan keberadaan warga yang membawa orangutan tersebut.

Setelah beberapa hari penyelidikan, petugas akhirnya menemukan lokasi warga dimaksud di kawasan Tanah Mas.

Satwa itu pun berhasil diamankan dan diserahkan pada Sabtu (11/10/2025) lalu.

“Kami BKSDA Pos Sampit bersama kawan-kawan komunitas Reptil Sampit langsung melakukan penelusuran untuk mencari tahu siapa warga yang membawa anak orangutan itu dan di mana tinggalnya,” ujar Komandan BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, Sabtu malam.

Bayi orangutan berjenis kelamin betina itu diperkirakan berusia sekitar 12–13 bulan. Berdasarkan pengakuan warga, satwa tersebut telah dipelihara selama kurang lebih dua bulan setelah ditemukan sendirian tanpa induk di sekitar hutan Tanah Mas.

Penelusuran memakan waktu hingga sepekan karena lokasi tempat tinggal warga berada di hutan.

“Kenapa dari tanggal 6-11 baru diketahui alamatnya? Karena warga tersebut ketakutan. Lokasi tempat warga itu berada di hutan dan jauh dari pemukiman warga,” terangnya.

Warga sempat menolak menyerahkan satwa tersebut, namun setelah diberikan penjelasan oleh petugas BKSDA dan komunitas Reptil Sampit, akhirnya bersedia menyerahkan secara sukarela.

Baca Juga: Kisah Alba, Orangutan Albino dari Kalteng, Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan, Gangguan Pengelihatan dan Kelaparan

“Warga itu tidak mengetahui bahwa orangutan termasuk satwa liar yang dilindungi. Setelah kami jelaskan dengan baik, yang bersangkutan dengan sukarela menyerahkannya kepada petugas,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi bayi orangutan itu sehat.

Saat ini satwa tersebut berada dalam pengawasan BKSDA untuk perawatan lanjutan sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi satwa.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memelihara satwa liar yang dilindungi seperti orangutan, kucing hutan, beruang madu, maupun owa-owa. Jika menemukan satwa tersebut, segera laporkan kepada petugas BKSDA atau pihak terkait agar bisa diselamatkan,” imbuhnya. (mif/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#BKSDA Resort Sampit #bayi orangutan #rehabilitasi satwa #Tanah Mas #kucing hutan #orangutan #satwa liar #satwa dilindungi #kotawaringin timur