Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenang Ecky Lamoh: Sang Legenda Rock Indonesia

K
Penulis: Kiki KaltengPos❯
Ecky Lamoh dan Edane Band. IG : @edane_official
Ecky Lamoh dan Edane Band. IG : @edane_official

DUNIA musik rock Indonesia berduka atas kepergian salah satu ikon terbesar, Alexander Theodore Lamoh atau yang akrab disapa Ecky Lamoh. Mantan vokalis legendaris dari band Edane dan Elpamas ini mengembuskan napas terakhir pada hari Minggu, 30 November 2025, di Yogyakarta, dalam usia 64 tahun.


Advertisement

Kepergiannya meninggalkan lubang yang dalam, namun warisan suara tinggi dan serak yang khas akan abadi dalam memori para penikmat musik cadas Tanah Air.

Kabar duka ini disampaikan oleh akun Instagram Edane, @edane_official dengan foto berlatarbelakang hitam. Edane mengungkapkan, Ecky meninggal dunia di Yogyakarta pada Minggu, (30/11).

“Selamat Jalan Kawan kami Eki Lamoh. Yogyakarta, Minggu 30 November 2025. Detak jantung berhenti jam 2'11, Dinyatakan meninggal oleh Dokter jam 2'15 di Rumah Sakit Umum Pusat Dr.Sardjito Yogyakarta. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka RS.Panti Rapih, Yogyakarta,” tulis Instagram Edane.

Advertisement

Ecky Lamoh lahir di Jakarta pada 13 Juli 1961, dengan nama Alexander Theodore Lamoh. Nama "Ecky" berasal dari panggilan masa kecil, sementara "Lamoh" adalah marga keluarganya dari Minahasa, Sulawesi Utara. Bakat musiknya sudah terasah sejak belia, terinspirasi oleh grup-grup rock raksasa seperti Deep Purple dan Led Zeppelin.

Menariknya, sebelum menancapkan taring di panggung rock, Ecky sempat menjajal dunia akting. Di usia 12 tahun (1973), ia pernah mendapat peran dalam film Pencopet. Ia juga aktif di dunia teater, bergabung dengan Teater September antara tahun 1980 hingga 1983.

Advertisement

Pengalaman panggung inilah yang mungkin membentuk karisma dan energi khasnya saat berada di hadapan penonton.

Titik balik karier musiknya terjadi saat ia bergabung dengan grup rock legendaris Elpamas pada tahun 1986. Puncak ketenarannya pun dicapai ketika ia menjadi vokalis formasi awal band Edane pada tahun 1989, yang didirikan bersama gitaris Eet Sjahranie.

Edane, dengan Ecky sebagai frontman, dikenal karena sound gitar cadas dan vokal yang kuat. Setelah Edane, Ecky juga dikenal sebagai penyanyi solo dan sempat terlibat dalam proyek musik bergengsi Forum pada tahun 1993, bersama musisi papan atas lainnya seperti Erwin Gutawa, Vina Panduwinata, KLa Project, dan Addie MS.

Selama lebih dari tiga dekade, karakter vokal tinggi, serak, dan penuh tenaga menjadikan Ecky Lamoh salah satu figur yang paling disegani di kancah musik rock Indonesia. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kalteng PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer