Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

40 Invensi Berebut Panggung Indonesia Patent Awards 2026

Agus Pramono
Penulis: Agus Pramono❯
..
..

Advertisement

JAKARTA - Sebanyak 40 finalis Indonesia Patent Awards (IPA) 2026 mengikuti technical meeting di Gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Jakarta, Senin (19/10/2026).

Pertemuan ini membahas mekanisme penilaian, jadwal, susunan acara, serta ketentuan yang perlu dipahami finalis sebelum memasuki tahap penjurian berikutnya.

Dari total finalis tersebut, 15 peserta berasal dari kategori submisi tertutup yang bersaing memperebutkan penghargaan Best Kategori Perorangan dan Best Kategori Lembaga Penelitian dan Perguruan Tinggi.

Advertisement

Sementara itu, 25 peserta dari kategori submisi terbuka bersaing dalam kategori Best Commercialization Model serta Best Green and Blue Innovation Patent.

Para finalis IPA 2026 dihimpun melalui dua mekanisme. Pada kategori submisi tertutup, panitia menarik data paten sederhana berstatus aktif dari basis data DJKI untuk periode 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

Dari proses tersebut, tercatat 2.852 peserta. Sementara itu, kategori submisi terbuka menerima 39 peserta yang mendaftar melalui situs ipa.dgip.go.id pada 1 Agustus hingga 14 September 2026.

Advertisement

Indonesia Patent Awards merupakan ajang apresiasi bagi inventor atau pemegang paten yang berhasil mengomersialkan invensinya sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui penghargaan ini, keberhasilan paten tidak semata-mata dilihat dari kebaruan invensi, tetapi juga dari pemanfaatannya untuk menghasilkan nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar menyampaikan bahwa penyelenggaraan IPA 2026 merupakan wujud apresiasi DJKI bagi perusahaan yang berhasil mengomersialkan patennya.

“Melalui Indonesia Patent Awards, kami ingin memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah membuktikan bahwa paten dapat menjadi motor penggerak inovasi, meningkatkan daya saing industri, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” ujar Hermansyah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kalteng PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

80% Inovasi Kosmetik Bergantung dari Luar Negeri, Kemenkum Kalteng Dorong Potensi Inventor Lokal

80% Inovasi Kosmetik Bergantung dari Luar Negeri, Kemenkum Kalteng Dorong Potensi Inventor Lokal

Industri kosmetik nasional memiliki peluang besar bagi pengembangan inovasi dalam negeri.

Kemenkum dan Kemenkop Bangun Interoperabilitas Sistem Kebijakan melalui FKK dan Legal Policy Hub

Kemenkum dan Kemenkop Bangun Interoperabilitas Sistem Kebijakan melalui FKK dan Legal Policy Hub

Kementerian Hukum melalui Badan Strategi Kebijakan (BSK) Hukum memperkuat sinergi lintas sektor.

Jaga Keberlanjutan Pelindungan Merek, Kemenkum Kalteng Dampingi Perpanjangan Merek PAHIAS

Jaga Keberlanjutan Pelindungan Merek, Kemenkum Kalteng Dampingi Perpanjangan Merek PAHIAS

Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual melaksanakan pendampingan perpanjangan jangka waktu perlindungan Merek PAHIAS.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer