
Perkuat Tata Kelola Data dan Perencanaan Pembangunan
PALANGKA RAYA-Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng terus memperkuat tata kelola pembangunan sektor kelautan dan perikanan berbasis data dan informasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Talkshow Data dan Informasi Kelautan dan Perikanan Kalteng yang dirangkaikan dengan Rilis Buku Pintar Kelautan dan Perikanan Kalteng Tahun 2025, Jumat (19/12). Saat membuka kegiatan, Plt Sekretaris Dislutkan Kalteng Indrafatriadinata SPi mewakili Kepala Dislutkan Kalteng menegaskan pentingnya kehadiran Buku Pintar Kelautan dan Perikanan sebagai referensi resmi yang ringkas, terintegrasi dan mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Selama ini data dan informasi kelautan dan perikanan tersebar di berbagai dokumen. Buku Pintar ini kami hadirkan sebagai referensi tunggal yang ringkas, valid, dan mudah digunakan, baik oleh masyarakat, pelaku usaha, maupun aparatur pemerintah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Buku Pintar Kelautan dan Perikanan Kalteng 2025 memuat berbagai data strategis, mulai dari potensi sumber daya kelautan dan perikanan, capaian produksi, program unggulan, layanan publik, hingga arah kebijakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kalteng. Menurutnya, keunggulan utama Buku Pintar ini terletak pada penyajiannya yang sederhana namun tetap komprehensif, sehingga dapat dipahami oleh berbagai kalangan, tidak terbatas pada teknisi atau perencana pembangunan.
“Buku ini dirancang agar bisa dibaca oleh siapa saja. Isinya kontekstual dengan kondisi daerah dan dapat dimanfaatkan langsung sebagai bahan referensi maupun dasar pengambilan keputusan,” tambahnya. Lebih lanjut, Indrafatriadinata menekankan bahwa Buku Pintar memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Data dan informasi yang tersaji menjadi rujukan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan.
“Buku Pintar ini membantu memastikan bahwa program dan kegiatan Dislutkan selaras dengan arah pembangunan daerah serta mendorong sinergi lintas sektor,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ke depan Buku Pintar Kelautan dan Perikanan Kalteng 2025 akan terus dikembangkan agar terintegrasi dengan sistem digital dan publikasi daring. Dislutkan Kalteng juga mendorong penguatan data geospasial guna mendukung pemetaan potensi dan perumusan kebijakan yang lebih presisi dan berbasis bukti.
“Buku Pintar ini menjadi alat komunikasi strategis kami dalam menyampaikan potensi, capaian, dan peluang sektor kelautan dan perikanan kepada publik secara transparan,” katanya.
Sementara itu, sasaran utama pemanfaatan Buku Pintar ini meliputi masyarakat umum, pelaku usaha, akademisi, serta aparatur sipil negara (ASN).
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Buku Pintar Kelautan dan Perikanan Kalteng 2025 secara resmi kami rilis untuk dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. (kom/uut/abw/ktk)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


