Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabar

R
Penulis: Rohansyah❯

KELEDAI kesayangan seorang paman jatuh ke dalam sebuah lubang yang dalam. Dia tidak bisa menarik keledai tersebut keluar, tidak peduli seberapa keras ia mencobanya. Ia pun memutuskan untuk mengubur keledainya hidup-hidup.


Advertisement

Tanah mulai ditimbun ke lubang tempat keledai berada dari atas. Keledai yang merasa tertimpa tanah, menggoyangkan tubuhnya untuk menjatuhkan tanah di atas tubuhnya, dan melangkah di atas tanah tersebut. Tanah berikutnya ditimbun kembali ke dalam lubang. Keledai itu mengibaskan kembali tubuhnya dan menaiki tanah tersebut.

Semakin tanah ditimbun, semakin tinggi tanah tersebut naik. Menjelang siang, Alhamdulillah keledai itu dapat keluar dari lubang, lalu merumput di padang rumput hijau.

Belajar dari kisah ini, jangan pernah lupa berserah diri kepada Allah atas semua persoalan kehidupan yang kita hadapi. Allah dulu, baru yang lain. Dan jangan pernah berputus asa dengan segala sesuatu yang datang menghampiri kita.

Advertisement

“Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu” (QS Al Baqarah: 45).

Syekh Muhammad bin Shalih al’Utsaimin Rahimahullah berkata, “Allah memerintahkan agar kita meminta pertolongan dalam setiap hal dengan bersabar dalam menghadapinya. Seorang hamba jika bersabar dan menunggu keberhasilan yang Allah berikan maka niscaya masalah yang dihadapinya akan menjadi ringan. Jika engkau mendapat suatu musibah maka engkau butuh bersabar dalam menghadapinya.

Bersabarlah dan peganglah janji Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabda beliau,

Advertisement

“Dan ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dengan kesabaran. Jalan keluar beriringan dengan kesukaran. Dan sesudah kesulitan itu akan datang kemudahan” (HR. Ahmad, sahih) (Syarh Riyadhus Shalihin).

Ayat di atas menunjukkan secara khusus keutamaan sabar, karena sabar menjadi sebab datangnya pertolongan Allah dari berbagai penderitaan dan musibah. Para ulama menjelaskan kesabaran mencakup tiga hal; sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah, sabar dalam meninggalkan maksiat, dan sabar dalam menghadapi takdir Allah

Setelah banyak 'mengibaskan' masalah, dan melangkah terus dengan izin Allah kita akan mendapatkan solusi dari semua masalah kita. Suatu saat setelah terlepas dari masalah, anda akan mampu merumput di padang rumput hijau. Anda akan mampu meraih apa yang anda impikan. (*)

Photo
Photo

Advertisement
Editor : Rohansyah
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kalteng PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Akhlak

Akhlak

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam tidak menyebut kekayaan, kecerdasan, jabatan, atau popularitas

99 Dinar

99 Dinar

Sesekali berhentilah menghitung apa yang belum dimiliki. Hitunglah nikmat yang telah Allah titipkan. Bisa jadi, bukan harta yang perlu ditambah, melainkan rasa syukur yang perlu diperbesar

Membeku

Membeku

Allah berfirman, "Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah." (QS. Az-Zumar: 53). Ayat ini bukan hanya untuk mereka yang bergelimang dosa, tetapi juga untuk siapa saja yang sedang menghadapi kesulitan hidup.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer