Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Khabib Nurmagomedov Buka Suara Soal Comeback ke UFC: “Butuh Lebih dari Sekadar Niat, 3 Bulan Latihan Tak Cukup!”

Agus Pramono • Selasa, 29 Juli 2025 | 11:13 WIB
Khabib Nurmagomedov: Comeback? Butuh Lebih dari Sekadar Niat. AFP/Ethan Miller
Khabib Nurmagomedov: Comeback? Butuh Lebih dari Sekadar Niat. AFP/Ethan Miller

Sudah hampir lima tahun sejak terakhir kali Khabib Nurmagomedov menginjakkan kaki di oktagon. Nama “The Eagle” tetap menggema sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah UFC, dengan rekor sempurna 29-0 dan kemenangan terakhirnya atas Justin Gaethje di UFC 254. Tapi apakah ada kemungkinan kita akan melihat sang juara tak terkalahkan itu kembali?

 

Jawabannya: sangat kecil. Bahkan menurut Khabib sendiri, bisa dibilang mustahil.

 

“Tiga Bulan Latihan? Tidak Cukup”

 

Dalam wawancara dengan Hustle Show yang dilakukan di Rusia, Khabib secara blak-blakan mengungkap bahwa untuk kembali bertarung, dibutuhkan persiapan luar biasa panjang dan intens.

 

"Kalau bicara soal kondisi bertarung, dua sampai tiga bulan itu jelas tidak cukup,” ujar Khabib. “Saya akan berusia 37 tahun September ini. Jujur saja, kalaupun secara teori saya ingin kembali, saya butuh setidaknya enam bulan untuk benar-benar siap."

 

Menurut Khabib, yang penting bukan hanya soal tampil bugar di luar, tetapi berapa banyak ronde sparring yang dilakukan dan dengan siapa. “Angkat beban, lari, crossfit itu semua bukan inti dari MMA. Intinya adalah masuk ke kandang, berdiri satu lawan satu, dan bertarung.”

 

Meski pensiun dari kompetisi, Khabib tidak benar-benar meninggalkan dunia pertarungan. Ia masih aktif melatih para petarung top dunia, termasuk Islam Makhachev (juara lightweight UFC) dan Usman Nurmagomedov (juara PFL). Ia juga rutin bergulat di berbagai tempat, bahkan saat sedang bepergian.

 

Namun, ketika ditanya soal sparring dengan sarung tangan sejak pensiun, jawabannya mengejutkan: “Saya belum pernah pakai sarung tangan lagi selama lima tahun.”

 

Satu hal yang membuat Khabib jadi sosok legendaris adalah dedikasinya yang nyaris fanatik. Ia menggambarkan masa-masa persiapannya sebelum bertarung sebagai periode isolasi penuh: tanpa perjalanan, tanpa bisnis, tanpa gangguan.

 

“Saya latihan pagi dan malam setiap hari, hanya istirahat di hari Minggu. Kalau saya sampai melewatkan satu sesi saja, saya bisa kena serangan panik. Rasanya seperti tidak siap, dan pintu kandang akan tertutup sementara saya belum dalam kondisi terbaik,” kenangnya.

 

Dunia MMA memang kerap diguncang rumor comeback dari para legenda. Namun Khabib memberikan realitas yang jarang dibahas: kembali bertarung di level tertinggi bukan hanya soal tekad, tapi soal kesiapan mental dan fisik yang ekstrem.

 

“Seseorang mungkin berpikir tiga bulan cukup. Tapi tidak. Kalau mau kembali ke bentuk terbaik, kamu butuh waktu. Dan itu bukan waktu yang sedikit,” tegas Khabib.

 

Mungkin masih banyak yang berharap melihat Khabib kembali. Tapi dari caranya berbicara, satu hal jelas: Khabib sudah benar-benar menutup babak itu dalam hidupnya. Dan mungkin, itulah yang membuatnya berbeda. Ia tahu kapan harus berhenti dan tetap berhenti saat berada di puncak.

 

Bagi para fans, warisan Khabib tak akan pernah luntur. Bukan karena ia terus bertarung, tapi karena ia tahu kapan harus melepaskan sarung tangan… dengan kepala tegak. (*cha)

Editor : Agus Pramono
#Comeback UFC #ufc #legenda UFC #mma #Pelatih MMA #Islam Makhachev #khabib nurmagomedov #UFC Lightweight