Gelaran UFC 319 tinggal menghitung hari. Duel panas yang dinanti-nanti antara Dricus Du Plessis dan Khamzat Chimaev akan memperebutkan sabuk juara kelas menengah, dan atmosfer panas mulai terasa di seluruh dunia MMA.
Du Plessis, sang juara bertahan, akan menjalani pertahanan gelar ketiganya melawan Chimaev, petarung tangguh yang dikenal agresif, cepat, dan tak kenal ampun di oktagon.
Banyak yang memprediksi pertarungan ini tidak akan berjalan lama. Bahkan, Caio Borralho, yang ditunjuk sebagai lawan cadangan untuk laga ini, menyebut peluang kemenangan lebih condong ke Chimaev, dengan rasio 60/40.
“Saya selalu menjagokan lawan DDP, dan dia selalu membuat saya terdiam,” ujar Borralho.
Namun dalam duel kali ini, Borralho merasa laga bisa berakhir cepat, mirip seperti laga eksplosif antara Chimaev vs Whittaker yang hanya berlangsung singkat. Ia memprediksi laga ini bisa selesai di ronde pertama atau awal ronde kedua.
Sebagai petarung cadangan resmi UFC 319, Borralho siap jika salah satu dari dua bintang utama terpaksa mundur karena cedera. Menariknya, ia terang-terangan lebih memilih untuk menghadapi Du Plessis jika mendapat kesempatan.
Sementara itu, bayang-bayang penantang selanjutnya pun mulai terlihat. Petarung asal Belanda, Reinier de Ridder, baru saja menorehkan kemenangan besar atas mantan juara Robert Whittaker. Hasil itu membuka jalan baginya untuk menantang pemenang laga utama UFC 319.
Mampukah Dricus Du Plessis mempertahankan tahtanya sekali lagi? Atau justru Khamzat Chimaev akan membuka era baru di divisi menengah? (*cha)