Dua nama besar dalam sejarah UFC, Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor, dikenal sebagai rival sengit. Pertarungan mereka di UFC 229 pada 2018 bahkan berujung ricuh, ketika keributan pecah usai Khabib sukses mengunci kemenangan lewat submission.
Namun, sebuah momen mengejutkan terjadi belum lama ini. Dalam sebuah sesi tanya jawab di New York, Khabib memberikan komentar yang tak disangka: ia mendukung McGregor untuk bangkit dan berubah ke arah yang lebih baik.
Meski menolak menyebut nama McGregor secara langsung, petarung asal Dagestan yang pensiun dengan rekor sempurna 29-0 itu menyampaikan pesan penuh makna.
“Saya tidak mau menyebut namanya. Ini adalah bentuk hukuman… Tapi bagian terindah dari hidup adalah Allah selalu memberi kesempatan untuk kembali,” ujar Khabib.
Ia menambahkan bahwa setiap orang punya kesempatan untuk berubah, termasuk rival lamanya itu.
“Saya pikir dia masih punya kesempatan. Dia hanya perlu mengubah cara hidupnya. Jika dia bisa berubah, dia juga bisa menginspirasi dan mengubah kehidupan banyak orang lainnya.”
“Tapi kalau dia tidak berubah, itu akan jadi hukuman baginya seumur hidup.”
Pesan mengejutkan ini seolah menjadi titik balik dalam hubungan dingin antara dua ikon MMA dunia.
Setelah absen cukup lama akibat cedera kaki parah dalam trilogi melawan Dustin Poirier pada UFC 264 tahun 2021, McGregor mulai memberi sinyal comeback.
Ia telah kembali masuk ke dalam program tes doping UFC sebuah langkah penting menuju pertarungan berikutnya.
Bahkan, McGregor sudah menyatakan keinginan tampil di UFC White House Card pada 4 Juli 2026. Meski tanggal itu masih jauh, banyak fans yang menanti kembalinya "The Notorious" ke dalam oktagon.
Apakah ini awal dari babak baru bagi McGregor? Atau hanya sekadar harapan semu dari seorang mantan rival? Yang jelas, dukungan dari sosok sekeras Khabib menjadi sorotan besar dan mungkin jadi motivasi terbesar McGregor untuk kembali membuktikan dirinya. (*cha)
Editor : Agus Pramono