Ratusan Pembalap Ramaikan Pertamax Turbo Motoprix Aspira Premio 2026 di Sirkuit Sabaru, Dirlantas Polda Kalteng: Salurkan Hobi di Sirkuit, Bukan Balap Liar

Novia • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 18:47 WIB
Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya (tengah, bawah) bersama para juara usai penyerahan penghargaan pada ajang Pertamax Turbo Motoprix Aspira Premio 2026 di Sirkuit Sabaru, Palangka Raya.(Dok pribadi)
Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya (tengah, bawah) bersama para juara usai penyerahan penghargaan pada ajang Pertamax Turbo Motoprix Aspira Premio 2026 di Sirkuit Sabaru, Palangka Raya.(Dok pribadi)

 

PALANGKA RAYA – Ratusan pembalap memeriahkan ajang Pertamax Turbo Motoprix Aspira Premio 2026 yang merupakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Region Kalimantan Putaran III di Sirkuit Sabaru, Kota Palangka Raya, pada 18-19 Juli 2026.

Kejuaraan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng dan Hari Bhayangkara ke-80 itu tidak hanya menjadi ajang adu prestasi para pembalap, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet otomotif, edukasi keselamatan berkendara, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, mengatakan penyelenggaraan Motoprix merupakan bentuk komitmen pemerintah bersama Forkopimda dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam menyediakan arena balap resmi yang aman dan sesuai regulasi.

Baca Juga: Viral Selebaran Pengedara Motor Bersandal Jepit Ditilang Polisi, Dirlantas Polda Kalteng Tegaskan Tidak Benar

"Selama dua hari kita melaksanakan Kejurnas Region Kalimantan Putaran III. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah dan Hari Bhayangkara ke-80," ujarnya, Minggu (19/7/2026).

Menurut Yusep, antusiasme peserta pada kejuaraan tahun ini sangat tinggi. Selain diikuti pembalap dari Kalimantan Tengah, peserta juga datang dari Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga Pulau Jawa.

Ia menyebut pembukaan kejuaraan turut dihadiri Gubernur Kalteng, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Kapolda Kalteng, Pangdam XII/Tanjungpura, serta jajaran Forkopimda lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan olahraga otomotif di daerah.

Lebih lanjut, Yusep menegaskan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar mencari pemenang, melainkan menjadi sarana pembinaan untuk melahirkan pembalap-pembalap muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

"Kegiatan ini menjadi wadah mencari bibit-bibit pembalap, khususnya dari Kalteng, agar bisa berkompetisi di tingkat Kalimantan maupun nasional," katanya.

Selain itu, kehadiran pembalap dari berbagai provinsi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta saling berbagi pengalaman antarpembalap.

Menurutnya, penyelenggaraan balap resmi juga menjadi salah satu upaya mengarahkan generasi muda agar menyalurkan hobi otomotif di lintasan yang legal dan aman.

"Kami berharap semangat sportivitas terus tumbuh. Anak-anak muda bisa menyalurkan hobinya di trek balap yang sesuai regulasi, mengutamakan keselamatan, keamanan, dan sportivitas. Dengan begitu tidak ada lagi balapan liar yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua IMI Kalteng, Fery, berharap sinergi antara IMI, Polda Kalteng, dan Pemerintah Provinsi Kalteng dapat terus terjalin sehingga Kejurnas Motoprix dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.

Ia menilai kejuaraan nasional tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi pembinaan atlet otomotif, tetapi juga mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM yang berjualan di lokasi kegiatan.

"Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut sehingga event kejuaraan nasional seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahun. Selain menjadi sarana edukasi dan hiburan masyarakat, kegiatan ini juga memberi manfaat bagi teman-teman UMKM," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Yusep mengatakan penyelenggaraan event olahraga berskala nasional memiliki dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah.

"Tanpa pertumbuhan ekonomi yang baik tentu sulit menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan event ini memberikan manfaat bagi dunia otomotif, masyarakat, dan perekonomian Kalteng," pungkasnya.(*)

Editor : Agus Pramono
balapan liar Motoprix dirlantas polda kalteng balap motor