PALANGKA RAYA– Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Tengah bersama Asprov PSSI Kalteng terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang sepak bola dan futsal.
Salah satu fokus yang didorong adalah peningkatan kapasitas dan lisensi wasit futsal secara berjenjang.
Upaya tersebut ditandai dengan penyerahan lisensi atau sertifikat wasit futsal Level II kepada sejumlah wasit di Kalteng.
Sertifikat diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Umum Asprov PSSI Kalteng, Sigit Widodo, di Café Hotel Western Batang Garing, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Jumat (2/10/2026).
Sigit mengatakan, program peningkatan SDM yang dijalankan Asprov PSSI Kalteng dan AFP Kalteng dilakukan secara beriringan. Program tersebut tidak hanya menyasar wasit, tetapi juga pelatih dan perangkat pertandingan lainnya.
“Jadi program SDM yang dijalankan oleh Asprov PSSI Kalteng dan juga AFP Kalteng ini beriringan dan bersama-sama. Sehingga juga dapat membantu peningkatan SDM, mencetak lebih banyak, baik itu untuk wasit, pelatih dan perangkat lainnya,” kata Sigit.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sepak bola dan futsal yang semakin baik di Kalimantan Tengah. Selain menambah jumlah sumber daya manusia, pembaruan pengetahuan juga diperlukan, terutama terkait aturan pertandingan dan program latihan.
Sigit juga mendorong para pelatih sepak bola maupun futsal untuk terus meningkatkan kompetensi dan semangat dalam memberikan ilmu kepada para atlet. Hal tersebut dinilai penting agar pembinaan atlet di Kalteng dapat berjalan lebih baik, mulai dari kelompok usia dini hingga senior.
“Hal ini agar ekosistem olahraga sepak bola ataupun futsal juga dapat bagus, meningkat dan upgrade terus, baik mengenai aturan hingga program latihan,” ujarnya.
Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Kontingen PWI Kalteng pada Porwanas 2027 itu berharap peningkatan kualitas pelatih dan wasit dapat berdampak terhadap lahirnya atlet-atlet berprestasi. Tidak hanya untuk membawa nama Kalteng di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.
Ia juga berpesan kepada para wasit agar terus meningkatkan profesionalisme sekaligus memberikan edukasi kepada pemain mengenai aturan permainan.
“Termasuk juga rekan-rekan wasit, berikan ilmu yang dipahaminya untuk lebih profesional hingga mengedukasi kepada para pemain atau atlet dalam berbagai aturan agar setiap pertandingan dapat dinikmati dengan nyaman dan bagus,” ungkapnya.
Bersama sejumlah pengurus AFP Kalteng, instruktur bidang wasit Asprov PSSI Kalteng serta perwakilan wasit futsal, Sigit menekankan bahwa program PSSI ke depan cukup padat. Karena itu, para wasit diminta menjaga kondisi fisik dan terus meng-upgrade pengetahuan.
Hal serupa juga berlaku bagi para pelatih agar terus menambah wawasan dan kompetensi yang nantinya dapat diterapkan dalam proses pembinaan atlet.
“Terus kita pompa dan dukung dalam peningkatan program SDM di Kalteng ini. Kami mendorong semua rekan-rekan wasit, pelatih dan lainnya untuk terus semangat dalam membangun ekosistem olahraga dan meningkatkan olahraga mulai usia dini,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan wasit futsal. Selain itu, dilakukan diskusi ringan bersama para penggiat sepak bola dan futsal sebagai bagian dari upaya memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi pembinaan olahraga di Kalteng.(*)
Editor : Agus Pramono