Operasi Katarak Gratis di Barsel Targetkan 51 Pasien, Tiga Dokter Spesialis Terlibat

Denar • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:54 WIB
Wakil Bupati Barsel bersama perwakilan tiga perusahaan memantau pelaksanaan operasi katarak di Labkesda Barsel.(Denar/Kalteng Pos)
Wakil Bupati Barsel bersama perwakilan tiga perusahaan memantau pelaksanaan operasi katarak di Labkesda Barsel.(Denar/Kalteng Pos)

BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menggelar operasi katarak gratis dengan asaran 51 pasien di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Barsel, Rabu (7/10). Kegiatan ini didukung PT Adaro, PT SIS, dan PT BUMA dengan melibatkan tiga dokter spesialis mata.

Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha mengatakan, kerja sama pemerintah daerah dengan dunia usaha diperlukan untuk mendukung pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Menurut Khristianto Yudha, program tersebut diharapkan membantu warga mendapatkan penanganan medis untuk mengatasi gangguan penglihatan akibat katarak.

“Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, kerja sama yang terbangun melalui kegiatan ini patut diapresiasi karena mampu menghadirkan layanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” ucap Khristianto Yudha.

Kepala Dinas Kesehatan Barsel, dr. H. Dadang Baskoro Nugroho, menjelaskan bahwa pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan atau skrining untuk memastikan kondisi kesehatannya memenuhi persyaratan medis sebelum operasi.

Dia mengatakan, program operasi katarak gratis tersebut dilaksanakan secara rutin. Pemerintah daerah berharap jumlah masyarakat yang memperoleh manfaat dari program itu dapat meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

“Program ini rutin dilaksanakan dan kami berharap jumlah penerima manfaat dapat terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya seiring dukungan berbagai pihak. Dari sasaran 51 pasien kita patut bersyukur seluruh pasien berhasil di operasi, " jelas Dadang.

Sementara itu, CSR Section Head Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan operasi katarak tersebut melalui keterlibatan tiga dokter spesialis mata, termasuk dokter dari Kalimantan Tengah.

“Kita hadirkan tiga dokter spesialis mata. Salah satunya dokter dari Kalteng juga supaya lebih cepat, jadi pasien tidak lama menunggu dan bisa selesai lebih cepat,” kata Aan.

Dia menambahkan, jumlah tindakan medis berpeluang melampaui target awal apabila kondisi pasien dan hasil penilaian tim medis memungkinkan.

Operasi katarak Pemkab Barsel dan pihak perusahaan tersebut menjadi salah satu upaya mendukung pelayanan kesehatan spesialis bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan penanganan katarak. (*)

Editor : Agus Pramono
Adaro Bupati Barsel layanan kesehatan