SAMPIT – Kabar menggembirakan bagi masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim). Harapan terhadap transportasi udara nampaknya akan segera hadir di wilayah berjuluk Bumi Habaring Hurung ini.
Untuk pertama kalinya, pesawat berbadan besar jenis Airbus A320 milik Super Air Jet dijadwalkan mendarat dan beroperasi di Bandara Haji Asan Sampit pada Mei 2026.
Baca Juga: Wings Air Buka Rute Baru dari Sampit, Hubungkan Lima Kota Mulai 11 Maret 2026
Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan jadwal penerbangan perdana tersebut telah diterima dari pihak Lion Group sebagai operator maskapai.
“Kita sudah menerima jadwal dari pimpinan Lion Group, Insyaallah tanggal 7 Mei itu landing perdana pesawat Airbus A320 Super Air Jet di Bandara Haji Asan Sampit,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, meskipun lebar landasan pacu saat ini masih 30 meter atau belum sesuai standar ideal 45 meter, hasil kajian teknis menyatakan pesawat tersebut tetap dapat mendarat dengan aman.
“Memang runway kita masih 30 meter, seharusnya 45 meter. Tapi berdasarkan hasil teknis, dinyatakan bisa. Kita doakan semoga lancar,” katanya.
Pada tahap awal, penerbangan akan melayani rute Sampit–Jakarta dan sebaliknya. Ke depan, tidak menutup kemungkinan akan dibuka rute tambahan ke sejumlah kota besar lainnya.
Baca Juga: Wings Air Resmi Membuka Rute Tujuan Bandara H Asan Sampit, Siap Melayani Pemudik
“Sementara ini rute Sampit–Jakarta. Nanti membuka peluang ke Surabaya, Semarang, bahkan mereka (maskapai, red) akan mengkonekkan dengan keberangkatan haji dan umrah,” jelasnya.
Halikinnor menilai kehadiran pesawat berbadan besar ini akan memperlancar arus transportasi udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Terlebih lagi jenis pesawat berbadan lebar dapat menampung penumpang lebih banyak.
Sehingga dinilai lebih efisien.
“Pesawat ini tidak hanya membawa penumpang, tapi juga kargo. Jadi akan sangat membantu aktivitas ekonomi kita,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya tambahan maskapai dapat memicu persaingan sehat sehingga harga tiket menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Kalau ada pilihan, biasanya ada kompetisi. Harapan kita harga tiket bisa lebih turun,” tambahnya.
Penerbangan perdana ini juga direncanakan dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Momentum tersebut menjadi tonggak baru bagi Bandara Haji Asan Sampit dalam melayani pesawat berbadan besar secara reguler.
“Informasinya pak Dirjen Perhubungan Udara yang akan terbang perdana. Mungkin saya akan dampingi. Ini pertama kali pesawat besar landing di Sampit. Mudah-mudahan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana