Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Turut Mencicipi Menu MBG saat Kunjungan ke Sekolah

Agus Pramono • Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:27 WIB
Bupati Batara H Shalahuddin memantau pelaksanaan program MBG. RENO SAPUTRA/KALTENG POS
Bupati Batara H Shalahuddin memantau pelaksanaan program MBG. RENO SAPUTRA/KALTENG POS

 

MUARA TEWEH – Program makan bergizi gratis (MBG) resmi bergulir di Kabupaten Barito Utara (Batara) pada Rabu (15/10/2025).

Program ini juga bersamaan dengan dilaunchingnya dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah.

Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga 1 Indonesia (PPJI) ini dihadiri langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin beserta jajaran pemerintah daerah.

Kehadiran pimpinan daerah dalam acara ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung program nasional di tingkat lokal untuk memastikan asupan gizi yang optimal bagi anak sekolah.

Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa program MBG ini merupakan implementasi konkret dari misi pembangunan Kabupaten Barito Utara yang telah dirumuskan sebelumnya. Program ini dinilai selaras dengan visi pembangunan nasional maupun regional dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas sejak dini.

Lebih lanjut bupati menjelaskan bahwa terdapat tujuh misi dan sebelas program unggulan yang telah disusun untuk mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang maju,tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan. Program makan bergizi gratis ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebelum acara peluncuran secara resmi, Bupati bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan terlebih dahulu melakukan peninjauan mendalam terhadap proses penyiapan makanan di dapur SPPG. Mereka mencicipi langsung hidangan yang akan didistribusikan sebagai bentuk quality control untuk memastikan standar kualitas dan keamanan pangan terpenuhi.

Setelah resmi meluncurkan program di SPPG Kelurahan Melayu,rombongan Bupati langsung bergerak menuju Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Barito Utara untuk melakukan pemantauan lapangan terhadap implementasi program. Kedatangan mereka disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa yang akan menerima manfaat program.

Dalam pemantauan di MTsN tersebut, Bupati secara cermat mengecek proses distribusi dan meninjau kondisi nyata pelaksanaan program di tingkat penerima manfaat.

Ia juga berdialog langsung dengan pengelola program dan perwakilan sekolah untuk mendapatkan umpan balik mengenai efektivitas pelaksanaan kegiatan.

Tak hanya itu, Shalahuddin Felix juga mencoba menu MBG yang dimakan anak-anak saat itu.

Bupati Shalahuddin menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semua pihak yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan program ini.

Ia mengungkapkan bahwa dukungan penuh telah diberikan sejak awal oleh seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memastikan program ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

"Kami bersama mendukung sepenuhnya program ini. Kami langsung melaunching dan mengawasi kegiatan ini karena ini kegiatan nasional,” jelasnya kepada awak media.

Mengenai harapan ke depan, Bupati menekankan pentingnya sustainability program dan pengawasan berkelanjutan untuk mencegah terjadinya berbagai kendala selama masa implementasi.

Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa program ini tidak hanya bersifat seremonial semata, tetapi benar-benar memberikan dampak positif yang signifikan.

Aspek gizi dan nutrisi menjadi perhatian khusus dalam program ini,dimana Bupati memastikan bahwa standar yang ditetapkan tidak hanya memenuhi, tetapi bahkan melampaui ketentuan minimal.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan capaian nilai gizi yang lebih tinggi dari standar awal yang direncanakan.

“Program ini sangat baik sekali, tentunya menambah asupan gizi untuk putra-putri kita yang sekolah. Harapan saya ke depannya tentunya jangan sampai terjadi insiden. Makanya ini nanti kita kawal ketat, diawasi dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain aspek kesehatan dan gizi, program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak pengganda

bagi perekonomian lokal dengan melibatkan pelaku usaha daerah dalam proses pengadaan bahan baku. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan sinergi positif antara program kesehatan dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Keberhasilan peluncuran dan pemantauan langsung oleh Bupati ini menjadi momentum penting dalam perjalanan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Barito Utara.

Semua pihak berharap program ini dapat terus berjalan konsisten dan memberikan kontribusi berarti bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi muda penerus bangsa.

Tidak lama setelah peninjauan, salah seorang pelajar MTsN Barito Utara, Praja Pratama mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini membantu ia untuk menghemat uang saku sehingga uang saku yang diberikan orang tuanya bisa ditabung atau dibelikan untuk kebutuhan lain sembari berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan.

"Sangat membantu, uang saku jadi tidak boros," ujar Praja.

Ia juga menjelaskan bahwa menu makanan yang diberikan cukup enak dan cukup mengenyangkan. Diketahui menu MBG yang diberikan untuk MTsN Barito Utara ini adalah nasi, tempe oseng, daging masak teriyaki, dan sepotong buah semangka.

"Nasinya pas, tidak lembek dan tidak keras dan rasa lauknya enak," pungkasnya. (ren/ala)

Editor : Ayu Oktaviana
#program mbg #nilai gizi #Makan Bergizi Gratis #keamanan pangan #program nasional #dapur SPPG #pembangunan nasional #perekonomian lokal #ekonomi kerakyatan