Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kondisi Tanah di Sekitar Tower Telekomunikasi Desa Sikui Kian Kritis, Bupati Barito Utara Minta Tindakan Cepat

Reno • Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB
Kondisi tower telekomunikasi di wilayah terdampak longsor di Desa Sukui, kecamatan Teweh Baru.Diskominfo 
Kondisi tower telekomunikasi di wilayah terdampak longsor di Desa Sukui, kecamatan Teweh Baru.Diskominfo

MUARA TEWEH - Laporan warga mengenai ancaman tanah longsor di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) setempat.

Berdasarkan hasil pemantauan langsung oleh Tim E-Government Diskominfosandi Barito Utara pada Selasa (14/4/2026), kondisi tanah di sekitar infrastruktur vital tersebut diketahui semakin memprihatinkan.

Bahkan, laporan awal yang masuk melalui portal Instagram resmi Diskominfosandi pun menjadi pemicu utama bagi tim untuk segera turun ke lokasi.

Hasil pemeriksaan teknis di koordinat 1°4'24.11" Lintang Selatan dan 115°4'58.46" Bujur Timur menunjukkan adanya indikasi kuat terjadinya pergerakan tanah.

Tim menemukan retakan yang cukup lebar serta penurunan struktur tanah secara signifikan. Yang lebih mengkhawatirkan, jarak kaki tower dengan titik longsor hanya sekitar lima meter.

Sementara itu, badan jalan nasional yang menjadi akses utama masyarakat hanya berjarak sekitar 15 meter dari lokasi rawan tersebut.

Kondisi ini dinilai sangat labil. Para petugas di lapangan pun memperkirakan tingkat kerawanan akan meningkat drastis jika kawasan tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Hujan derat dinilai berpotensi memicu longsor susulan yang bisa membahayakan menara telekomunikasi maupun pengguna jalan.

Mengetahui temuan serius ini, Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H. Moch Iksan, segera melaporkan situasi terkini kepada Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin.

Tanpa menunggu lama, orang nomor satu di lingkungan pemerintah kabupaten itu pun mengeluarkan instruksi tegas.

Bupati memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara untuk segera bergerak ke lapangan.

Instruksi tersebut bertujuan agar langkah-langkah penanganan teknis darurat dapat segera dilakukan, terutama untuk menjaga stabilitas akses jalan serta melindungi keselamatan warga yang melintas setiap harinya.

Selain koordinasi internal di jajaran pemerintah daerah, Diskominfosandi Barito Utara juga telah mengirimkan surat resmi kepada PT Telkomsel selaku penyelenggara layanan internet di wilayah tersebut.

Melalui surat itu, pihak provider diminta untuk memberikan perhatian serius sekaligus mengambil tindakan preventif sesegera mungkin guna mengamankan infrastruktur tower milik mereka.

"Langkah antisipasi ini sangat penting agar kita bisa mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti robohnya tower. Dampaknya tidak hanya akan memutus akses komunikasi dan internet bagi masyarakat, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan para pengguna jalan raya di sekitar lokasi," ujar H. Moch Iksan dalam keterangannya. 

Ia menambahkan, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. 

"Kami berharap pihak pengelola tower segera bersinergi dan merespons langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah daerah, sehingga risiko dari bencana ini bisa ditekan dan diminimalisasi bersama," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan dari berbagai instansi terkait masih terus melakukan pemantauan secara intensif di lokasi.

Mereka berjaga-jaga untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan tanah lebih lanjut yang bisa saja terjadi kapan pun, terutama jika cuaca di wilayah Barito Utara mulai menunjukkan tanda-tanda memburuk.(*)

Editor : Agus Pramono
#tower telekomunikasi #tower longsor #bara