BANK Kalteng diundang sebagai narasumber Modul Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) pada Sekolah Pimpinan Bank Indonesia (SESPI) Semester II Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Institute (BI Institute) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Dalam sesi bertajuk “Penguatan Strategi Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) Berkelanjutan dan Model Bisnis Layanan Kas Berbasis Kemitraan”, Bank Kalteng yang diwakili Ari Gunawan, SEVP Operasi dan Jaringan, memaparkan langkah nyata dalam menjaga ketersediaan uang layak edar hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Strategi tersebut meliputi kemitraan dengan agen Laku Pandai, BUMDes, jaringan ATM bersama, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui layanan Kas Keliling.
“Bank Kalteng terus memperkuat perannya sebagai Agent of Regional Development sekaligus mitra strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan distribusi uang rupiah di Kalimantan Tengah,” ujar Ari Gunawan.
Bank Kalteng juga mendukung gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah melalui kampanye edukatif “5J”: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi — sebagai bentuk kepedulian terhadap simbol kedaulatan ekonomi Indonesia.
Partisipasi ini menegaskan komitmen Bank Kalteng dalam mewujudkan perbankan yang kuat, modern, dan tepercaya, sejalan dengan visi menuju keuangan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (hms/kom/b3)