Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Cabai Murah, Petani Putus Asa: DPRD Kalteng Desak Perbaikan Tata Niaga Hortikultura

Agus Pramono • Jumat, 7 November 2025 | 08:00 WIB
Ketua Komisi II, Hj Siti Nafsiah (tengah) saat mengikuti rapat gabungan.SHAFA KAMILA/ KALTENG POS
Ketua Komisi II, Hj Siti Nafsiah (tengah) saat mengikuti rapat gabungan.SHAFA KAMILA/ KALTENG POS

PALANGKA RAYA – Fenomena anjloknya harga cabai di Kabupaten Kapuas yang bahkan viral di media sosial karena aksi petani mencabuti tanaman cabai, mendapat perhatian serius dari Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

 Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, menilai kondisi ini bukan sekadar persoalan turunnya harga sesaat, melainkan mencerminkan adanya ketidakseimbangan dalam tata niaga hortikultura di daerah.

“Kami mencermati bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap biasa. Anjloknya harga cabai hingga petani mencabuti tanamannya menunjukkan sistem pemasaran yang belum berpihak pada petani,” tegas Siti Nafsiah, Rabu malam (5/11/2025). 

Nafsiah mengatakan, kejadian di Kapuas menjadi gambaran nyata betapa rentannya sektor pertanian terhadap fluktuasi harga. Padahal komoditas hortikultura seperti cabai membutuhkan modal dan tenaga yang tidak sedikit. 

“Petani sudah mengeluarkan biaya besar untuk benih, pupuk, hingga pengendalian hama. Tapi ketika harga jatuh mereka tidak bisa menutupi biaya produksi. Tentu ini sangat memukul,” ujarnya.

Ia mengungkapkan sektor pertanian di Kalteng selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat pedesaan. Namun, jika harga jual komoditas pertanian terus anjlok tanpa adanya intervensi kebijakan, maka keberlanjutan ekonomi keluarga petani akan terancam. “Kalau situasi seperti ini dibiarkan, bukan hanya produksi yang terganggu, tapi juga kesejahteraan petani akan semakin menurun,” kata Siti.

Untuk itu, Komisi II mendorong pemerintah untuk menghadirkan mekanisme penyangga harga atau kerja sama pemasaran yang bisa melindungi petani dari kerugian ekstrem. Siti berharap momentum ini bisa menjadi evaluasi bersama agar ke depan sistem pertanian di Kalteng semakin kuat dan berkelanjutan. (*afa/ans)

Photo
Photo
Editor : Ayu Oktaviana
#kerugian #penopang ekonomi #Kabupaten Kapuas #pengendalian hama #pertanian #Siti Nafsiah #dprd kalimantan tengah #sektor pertanian #holtikultura #harga cabai #kesejahteraan petani