Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Momen Natal 2025, Bandara Tjilik Riwut Layani 19 Penerbangan dan 2.537 Penumpang, Turun Dibanding Tahun Lalu

Agus Pramono • Sabtu, 27 Desember 2025 | 18:25 WIB
Antrean bandara tjilik Riwut.RIFQI/KALTENG POS
Antrean bandara tjilik Riwut.RIFQI/KALTENG POS

 

 

PALANGKA RAYA – Aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya pada momen Natal 2025 mengalami penurunan.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan, mengatakan pada 25 Desember 2025 tercatat sebanyak 19 pergerakan penerbangan.

Jumlah tersebut masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang mencapai 24 penerbangan, sehingga tingkat pemulihan pergerakan pesawat baru berada di angka 79,1 persen.

“Kalau dibandingkan sebelum pandemi, memang masih ada selisih untuk jumlah flight,” kata I Made, Jumat (26/12/2025).

Sementara jika dibandingkan dengan Natal 2024 yang mencatat 22 penerbangan, pergerakan pesawat tahun ini mengalami penurunan sekitar 13,4 persen.

Berbeda dengan pergerakan pesawat, jumlah penumpang justru menunjukkan tren positif. Pada hari yang sama, Bandara Tjilik Riwut mencatat 2.537 penumpang, lebih tinggi dibandingkan 2019 yang hanya 1.998 penumpang.

Dengan demikian, pertumbuhan penumpang terhadap periode sebelum pandemi tercatat mencapai 126,9 persen.

Namun, jika dibandingkan dengan 2024 yang mencatat 2.576 penumpang, angka penumpang tahun ini masih turun tipis sekitar 1,5 persen.

I Made menjelaskan, perbandingan tersebut dilakukan pada tanggal dan periode yang sama, sehingga mencerminkan kondisi riil pergerakan Natal dari tahun ke tahun.

Ia menambahkan, meski jumlah penerbangan pada 2019 lebih banyak, tingkat keterisian penumpang saat itu relatif rendah. Saat ini, armada yang beroperasi didominasi pesawat berbadan besar seperti Boeing 737-900 dengan kapasitas sekitar 180 kursi, dan hampir seluruh kursi terisi.

“Sekarang load factor-nya hampir 100 persen. Kalau dulu, meski pesawat lebih banyak, kursinya banyak yang kosong,” jelasnya.

Secara operasional, pelayanan bandara selama periode Natal berjalan lancar dan kondusif. Seluruh penerbangan terlayani dengan baik tanpa kendala berarti.

“Kondisi bandara aman, tidak ada delay, dan penumpang ter-handle dengan baik,” pungkas I Made. (*rif)

Editor : Agus Pramono
#bandara tjilik riwut #Natal 2025 #penumpang pesawat