Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kabar Baik buat Warga Kotim, Lion Air Berkesempatan Buka Penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit

Agus Pramono • Kamis, 29 Januari 2026 | 18:15 WIB
Pemkab Kotim audiensi dengan Lion Air Group.HUMAS
Pemkab Kotim audiensi dengan Lion Air Group.HUMAS

 

SAMPIT – Maskapai penerbangan di Kotawaringin Timur (Kotim) nampaknya akan bertambah. Pemerintah Kabupaten Kotim tengah mematangkan kerja sama dengan Lion Air Group untuk mengoperasikan armada mereka di Bandara Haji Asan Sampit.

Audiensi yang digelar pada Kamis (29/1/2026) itu sekaligus membuka peluang masuknya pesawat berbadan lebih besar seperti Airbus A320.

Asisten II Setda Kotim, Rody Kamislam, mengatakan komunikasi dengan manajemen Lion Air Group sudah berlangsung cukup lama dan kini memasuki tahap penjajakan teknis. Pihak Lion Air Group rencananya akan kembali menggunakan pesawat baling-baling jenis ATR terlebih dahulu sebelum mengoperasikan pesawat bermesin jet. 

“Kerja sama ini sebenarnya sudah lama kita diskusikan dengan kawan-kawan Lion Air. Kita sempat minta ATR 72 dan juga Airbus A320, tapi dari pihak Lion Air menjajaki dulu penggunaan ATR 72,” katanya. 

Menurutnya, kehadiran Wings Air dengan armada ATR 72 diharapkan bisa memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya antar kabupaten kota di Kalimantan Tengah dan sekitarnya.

Sementara itu, rencana pengoperasian Airbus A320 diarahkan untuk menjawab kebutuhan rute jarak jauh yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat dan dunia usaha.

“Harapan Pak Bupati, ada pesawat A320 yang bisa dioperasikan di Kotim. Ini untuk menjawab kebutuhan penerbangan Sampit–Jakarta dan Sampit–Surabaya pulang-pergi, yang memang sangat dibutuhkan masyarakat, dunia usaha, dan birokrasi untuk kelancaran aktivitas,” jelasnya.

Rody menyebutkan, saat ini pihak Lion Air Group sedang melakukan pemetaan potensi pasar di Sampit, termasuk dengan dunia usaha, travel agent, sektor kargo, hingga potensi penerbangan ibadah haji.

“Mereka ada di Sampit beberapa hari untuk menggali potensi. Mereka akan audiensi dengan dunia usaha, travel, potensi ibadah haji, termasuk kargo. Semua ini jadi dasar agar maskapai bisa segera beroperasi di Sampit,” ujarnya.

Terkait kesiapan Bandara Haji Asan Sampit untuk didarati pesawat berbadan sedang seperti Airbus A320, Pemkab Kotim disebut siap melakukan pembenahan infrastruktur sesuai rekomendasi teknis dari Lion Air Group.

“Nanti akan ada rekomendasi dari Lion Air terkait obstacle atau hambatan pendaratan A320. Kalau itu masih bisa kita upayakan, tentu akan kita penuhi. Salah satunya soal jarak pandang, obstacle area, termasuk penertiban pohon-pohon di sekitar jalur penerbangan,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Kotim juga tengah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, untuk rencana perpanjangan runway Bandara Haji Asan.

“Runway kita sekarang 2.060 meter. Harapannya bisa diperpanjang menjadi sekitar 2.200 meter supaya faktor keselamatan lebih kuat. Termasuk juga soal sarana prasarana lain, bahkan gedung PK yang ada sekarang pun siap dipindahkan kalau itu dibutuhkan demi keselamatan pendaratan dan lepas landas,” tegasnya.

Rody menambahkan, kehadiran Lion Air Group di Sampit menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membuka isolasi konektivitas udara, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta memperkuat pergerakan ekonomi daerah.

“Harapan besar Pak Bupati, maskapai dari grup Lion Air ini bisa segera beroperasi di Sampit, sehingga pilihan penerbangan semakin banyak dan konektivitas Kotim semakin kuat,” pungkasnya. 

Saat ini hanya maskapai NAM Air dengan pesawat Boeing 737 seri 500 yang beroperasi di Sampit. Mereka melayani rute Sampit -Jakarta, Sampit - Semarang dan Sampit - Surabaya. (mif)

Editor : Agus Pramono
#Rute penerbangan sampit #Bandara Haji Asan Sampit #jadwal penerbangan #pemkab kotim #lion air