KUALA KAPUAS – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) memperkuat komitmennya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui penyelenggaraan pelatihan bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kapuas.
Bertempat di Aula DPMPTSP Kabupaten Kapuas, Senin (2/2/2025), kegiatan ini fokus pada peningkatan kapasitas usaha, standarisasi produk, dan pembukaan akses pasar ritel modern.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Alfamart dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM.
Hadir mewakili Bupati Kapuas, HM Wiyatno, ZP, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas, Kusmiatie, ST MSi menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam memajukan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Kapuas sangat mendukung penuh kegiatan ini. Bupati berharap melalui kemitraan dengan Alfamart, hambatan yang selama ini dirasakan pelaku UMKM terutama dalam hal akses pasar dapat teratasi.
"Kami ingin produk-produk asli Kapuas tidak hanya menjadi tamu di rumah sendiri, tetapi mampu bersaing dan bersanding di rak-rak ritel modern," ujar Ibu Kusmiatie saat membacakan sambutan Bupati.
Senada dengan hal tersebut, Deputy Branch Manager Alfamart, Dadang Budi Maulana, menjelaskan bahwa tantangan utama UMKM bukan hanya pada modal, melainkan konsistensi kualitas dan pemasaran.
“UMKM memiliki potensi besar, namun sering menghadapi kendala jangkauan pasar. Melalui jaringan ribuan toko Alfamart di seluruh Indonesia membuka akses seluas-luasnya agar produk lokal bisa lebih dikenal dan terserap secara maksimal oleh masyarakat.
"Jika serapan pasar bagus, maka secara otomatis perputaran modal pelaku UMKM akan jauh lebih sehat,” jelas Dadang.
Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali ilmu mengenai pengelolaan manajemen usaha, teknik pengemasan produk (packaging) yang menarik, hingga kriteria standar mutu yang dibutuhkan agar produk bisa lolos kurasi ritel modern.
“Pelatihan ini adalah awal dari pembinaan jangka panjang. Kami ingin UMKM Kapuas terus tumbuh, berinovasi, dan tidak hanya 'naik kelas', tetapi juga mampu bersaing secara mandiri di pasar yang lebih luas,” tambah Dadang.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, Alfamart konsisten hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk menghadirkan kesempatan nyata bagi UMKM agar berdaya di tengah iklim usaha yang semakin kompetitif.(b/ram)
Editor : Ayu Oktaviana