PALANGKA RAYA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi berbagi uang baru kepada keluarga dan kerabat kembali meningkatkan permintaan masyarakat terhadap penukaran uang pecahan kecil.
Antusiasme warga terlihat dari membludaknya pendaftar layanan penukaran uang baru yang disediakan melalui sistem daring.
Melalui layanan resmi Bank Indonesia di situs PINTAR BI, kuota penukaran uang pecahan baru bahkan habis hanya dalam hitungan menit setelah jadwal dibuka.
Baca Juga: Bank Indonesia Tambah Kuota & Percepat Jadwal Penukaran Uang Lebaran 2026, Cek Tanggalnya!
Tradisi membagikan uang baru saat Idulfitri memang telah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Uang tersebut biasanya diberikan kepada anak-anak maupun sanak saudara sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di hari kemenangan.
Akibatnya, permintaan terhadap uang pecahan kecil seperti Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, hingga Rp20.000 meningkat drastis setiap menjelang Lebaran.
Dalam beberapa hari terakhir, banyak warga berusaha mendapatkan slot penukaran melalui layanan online maupun kas keliling. Bahkan sebagian warga rela menunggu sejak awal pembukaan jadwal demi mendapatkan kesempatan menukar uang pecahan baru.
Baca Juga: Para Pekerja Wajib Tahu! Pemko Palangka Raya Buka Posko Pengaduan THR Jelang Lebaran 2026
Salah satu warga Palangka Raya, Dinda, mengaku harus segera mengakses sistem pemesanan agar tidak kehabisan kuota.
“Awalnya masuk ke website pintar.bi.go.id, kemudian mendapat nomor antrean, setelah itu mendapat link penukaran uang,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Setelah memperoleh tautan tersebut, warga diminta memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta alamat email. Selanjutnya pengguna dapat memilih lokasi bank tempat penukaran serta menentukan nominal pecahan uang yang diinginkan.
“Setelah memilih nominal, akan mendapat kode verifikasi melalui email. Bukti email dan NIK itu nanti diserahkan kepada petugas bank yang sudah dipilih. Jangan lupa membawa uang tunai yang akan ditukar,” jelasnya.
Pihak Bank Indonesia sendiri telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan permintaan uang pecahan baru menjelang Lebaran. Selain layanan pemesanan daring, BI juga menyediakan kas keliling serta bekerja sama dengan sejumlah bank nasional untuk melayani penukaran uang masyarakat.
Meski demikian, tingginya minat masyarakat membuat kuota penukaran di sejumlah wilayah cepat terpenuhi. Fenomena ini menjadi gambaran kuatnya tradisi berbagi uang baru saat Idulfitri yang terus terjaga dari tahun ke tahun. (eby/abw)
Editor : Ayu Oktaviana