Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pertamina Beberkan Alasan Pemerintah Menaikkan Harga BBM Nonsubsidi Per 18 April 2026

Miftahul Ilma • Sabtu, 18 April 2026 | 15:00 WIB
Pengendara mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Palangka Raya, Senin (20/10/2025). ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS
Pengendara mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Palangka Raya, Senin (20/10/2025). ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS
 
 
KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dilakukan pemerintah melalui PT Pertamina (Persero). Sejumlah jenis BBM mengalami kenaikan per Sabtu (18/4/2026), di tengah dinamika harga energi global yang terus bergerak.
 
Kenaikan tersebut mencakup beberapa produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, jenis BBM lain seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan harga.
 
Baca Juga: Resmi! Harga BBM Non Subsidi Melonjak Tajam Mulai 18 April 2026, Berikut Daftarnya
 
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa kebijakan ini mengacu pada regulasi resmi pemerintah terkait formula harga BBM.
 
“Penyesuaian harga ini hanya berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sedangkan Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap dipertahankan agar daya beli masyarakat tidak terganggu,” ujarnya, dikutip dari Bloomberg Technoz. 
 
Ia menambahkan, penetapan harga BBM nonsubsidi tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan mengikuti formula yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.
 
Dalam aturan tersebut, harga dasar BBM dihitung menggunakan acuan pasar internasional seperti Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus, ditambah komponen biaya distribusi serta margin tertentu. Besaran tambahan tersebut berbeda tergantung jenis BBM, baik untuk bensin maupun solar.
 
Selain faktor regulasi, Pertamina juga mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia yang fluktuatif. Kondisi geopolitik global, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah, turut memengaruhi rantai pasok energi dan berdampak pada harga.
 
Meski demikian, perusahaan memastikan ketersediaan BBM tetap menjadi prioritas utama. Koordinasi dengan pemerintah terus dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah tekanan pasar global.
 
Kebijakan ini diambil setelah sebelumnya Pertamina sempat menahan harga BBM nonsubsidi pada awal April, sebelum akhirnya melakukan penyesuaian mengikuti tren pasar internasional. (*)
Editor : Ayu Oktaviana
#harga bbm hari ini #harga energi global #bbm nonsubsidi #pt pertamina