SAMPIT – Peran perempuan di industri kelapa sawit terus berkembang dan kini mulai masuk ke berbagai lini strategis. Tidak hanya di sektor administratif, perempuan juga terlibat dalam operasional hingga pengambilan keputusan.
Momentum Hari Kartini pada Selasa (21/4/2026) menjadi refleksi bahwa kesetaraan kesempatan kerja di sektor ini mulai terbuka lebih luas, termasuk di industri yang selama ini identik dengan laki-laki.
Di lingkungan Bumitama Gunajaya Agro (PT BGA) keterlibatan perempuan disebut menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja perusahaan.
“Perempuan tidak hanya mengisi peran administratif, tetapi juga berkontribusi langsung dalam operasional kebun, fungsi teknis, pengawasan, hingga pengambilan keputusan,” ujar Erika Juli Astuti, perwakilan perusahaan.
Erika menambahkan, perusahaan menilai kehadiran perempuan membawa pendekatan kerja. Mereka dikenal sebagai orang yang lebih teliti dan kolaboratif.
“Kehadiran itu membawa perspektif baru yaitu ketelitian, ketekunan, dan pendekatan yang kolaboratif yang memperkaya kualitas kerja secara keseluruhan,” lanjutnya.
Selain itu, tambah Erika perusahaan juga membuka akses yang sama dalam pengembangan kompetensi bagi seluruh karyawan. Sehingga kesetaraan bisa terbentuk di perusahaan tersebut.
“Setiap individu, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki akses yang sama terhadap pelatihan dan peningkatan kapasitas sesuai bidangnya,” katanya.
Dengan kebijakan tersebut, perempuan kini tidak lagi dipandang sebagai pelengkap di industri sawit, melainkan bagian penting dalam mendorong inovasi dan kemajuan sektor perkebunan.(*)
Editor : Agus Pramono