Polisi Bergerak! Distribusi BBM di Kalteng Diawasi Ketat Usai Antrean Mengular

rifqi • Dipublikasikan Rabu, 6 Mei 2026 | 13:00 WIB
Anggota kepolisian pantau SPBU.Humas
Anggota kepolisian pantau SPBU.Humas
 
PALANGKA RAYA-Antrean panjang kendaraan untuk mengisi BBM jenis Pertamax di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya tak kunjung mereda. Bahkan, antrean kendaraan kerap meluber hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas
Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna mencegah penimbunan dan penyalahgunaan di wilayah setempat.
 
Baca Juga: Wali Kota Fairid Naparin Terbitkan Surat Edaran Pembatasan Beli BBM di Semua SPBU Palangka Raya
 
“Kami bersama Pertamina, Disperindag provinsi, SKK Migas dan unsur terkait terus melakukan pengawasan agar distribusi BBM tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Budi Rachmat di Palangka Raya, Selasa (5/5/2026).
 
Dia mengungkapkan, pengawasan tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan.
 
Langkah ini juga menjadi upaya preventif untuk menekan potensi pelanggaran di sektor minyak dan gas yang dapat merugikan masyarakat.
 
Selain itu, peran serta masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu aparat mengawasi distribusi BBM di lapangan.
 
Baca Juga: Antrean BBM Mengular, Pertamina Sebut Beberapa SPBU Perpanjang Jam Buka, Berikut Daftarnya
 
“Masyarakat yang mengetahui adanya dugaan tindak pidana di sektor migas dapat segera melaporkannya melalui call center 110 yang bebas pulsa,” ucapnya dikutip Antara.
 
Sementara itu, Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo melalui Pamapta II Polres Gunung Mas, Ipda Sumber Nadi menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana, khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak.
 
"Kami hadir untuk memastikan tidak ada celah bagi oknum yang berniat melakukan penimbunan minyak maupun praktik pelangsiran yang merugikan masyarakat umum. Stabilitas distribusi BBM adalah prioritas demi kelancaran ekonomi di Gunung Mas," ujar Ipda Sumber Nadi.
 
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Melonjak, Truk Sampah di Palangka Raya Ikut “Ngos-ngosan”
 
Pantauan di lapangan menunjukkan personel kepolisian melakukan pengecekan langsung di SPBU yang terletak di Jalan Pangeran Diponegoro. Petugas berdialog dengan pengelola SPBU serta mengingatkan para pengemudi untuk tertib dalam mengantre guna menghindari kemacetan dan gesekan antarwarga.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
spbu kota palangka raya distribusi bbm bbm langka antrean bbm