SAMPIT- Warga Sampit yang sudah menanti kedatangan pesawat Super Air Jet tampaknya harus sedikit lebih sabar.
Maskapai yang semula dijadwalkan mulai terbang perdana ke Bandara H Asan Sampit pada awal Mei 2026 itu resmi mengalami penundaan.
Baca Juga: Kabar Baik! Super Air Jet Akan Membuka Rute ke Sampit Mei 2026, Catat Tanggalnya
Penerbangan perdana rute Jakarta–Sampit kini dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026. Mundurnya jadwal tersebut disebut dipengaruhi kondisi cuaca di wilayah Kalimantan yang belum stabil, ditambah rotasi armada di internal Lion Group.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur, Raihansyah, mengatakan perubahan jadwal itu merupakan keputusan pihak maskapai setelah mempertimbangkan aspek operasional penerbangan.
“Awalnya memang direncanakan tanggal 7 Mei. Tetapi karena faktor cuaca di wilayah Kalimantan dan rotasi pesawat Lion Group, akhirnya dilakukan penjadwalan ulang,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Meski mengalami penundaan, Raihansyah memastikan seluruh persiapan teknis di Bandara H Asan Sampit sebenarnya sudah rampung. Mulai dari kesiapan landasan, area parkir pesawat, hingga koordinasi slot penerbangan dengan Bandara Soekarno-Hatta disebut sudah selesai dilakukan.
Baca Juga: Airbus A320 Milik Super Air Jet ke Sampit Dibatasi 70 Hingga 80 Persen Penumpang, Tiket Belum Dijual
“Landasan sudah diuji, termasuk simulasi putar balik pesawat dan pengukuran kekuatan runway. Hasilnya dinyatakan aman dan mencukupi untuk operasional,” katanya.
Tidak hanya itu, sejumlah pohon di sekitar area pendekatan landasan yang sebelumnya menjadi perhatian pilot juga sudah mulai ditangani. Beberapa pohon di sisi barat dan timur runway bahkan telah ditebang untuk mendukung keselamatan penerbangan.
“Yang menjadi perhatian pilot sudah kami tindak lanjuti. Ada beberapa yang sudah ditebang dan sisanya masih proses karena milik masyarakat,” jelas Raihansyah.
Kehadiran Super Air Jet sendiri cukup menyita perhatian masyarakat Kotim. Selain membuka pilihan maskapai baru, pesawat Airbus A320 yang digunakan maskapai tersebut juga menjadi pesawat berbadan besar pertama yang dijadwalkan beroperasi reguler di Bandara H Asan Sampit.
Saat ini penjualan tiket untuk penerbangan perdana 12 Juni 2026 juga mulai dibuka di sejumlah aplikasi pemesanan tiket online.
Berdasarkan pantauan, harga tiket rute Sampit–Jakarta berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp1,6 juta.
Pemerintah daerah berharap operasional Super Air Jet nantinya bisa memperkuat konektivitas penerbangan di Kotim dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor perdagangan dan mobilitas masyarakat. (*)
Editor : Ayu Oktaviana