Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Super Air Jet Buka Jalur Sampit–Jakarta, Warga Kotim Kini Bisa Terhubung ke 15 Kota hingga Rute Internasional

Miftahul Ilma • Selasa, 19 Mei 2026 | 19:00 WIB
Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro
Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro

 

SAMPIT – Kehadiran Super Air Jet di Bandara Haji Asan Sampit membawa angin segar bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Tidak hanya membuka rute langsung menuju Jakarta, maskapai di bawah naungan Lion Group itu juga akan menghubungkan Sampit dengan lebih dari 15 kota besar di Indonesia hingga rute internasional.

Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan penerbangan perdana rute Jakarta–Sampit dijadwalkan mulai beroperasi pada 12 Juni 2026 menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi.

“Mulai 12 Juni 2026, Super Air Jet bagian dari Lion Group akan menerbangkan perdana rute Jakarta ke Sampit menggunakan Airbus A320 kapasitas 180 kursi kelas ekonomi,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menurut Danang, kehadiran rute baru tersebut akan mempermudah mobilitas masyarakat Kotim ke berbagai daerah melalui konektivitas transit di Jakarta.

Sejumlah kota besar yang nantinya dapat dijangkau dari Sampit antara lain Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Palembang, Pangkal Pinang, Belitung, Yogyakarta, Solo dan sejumlah kota lainnya dalam jaringan Lion Group.

Tak hanya rute domestik, akses internasional juga ikut terbuka. Masyarakat Kotim nantinya dapat terhubung lebih mudah ke Kuala Lumpur, Penang, Singapura hingga Bangkok.

Bahkan, koneksi penerbangan umrah menuju Jeddah disebut akan semakin mudah diakses masyarakat melalui jaringan penerbangan Lion Group.

“Termasuk koneksi internasional Kuala Lumpur, Penang, Singapura, Bangkok, bahkan koneksi umrah ke Jeddah,” ungkapnya.

Danang menilai pembukaan rute tersebut menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Sampit ke tingkat nasional maupun internasional.

Ia berharap meningkatnya jumlah kunjungan ke Sampit dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor pariwisata dan UMKM lokal.

“Kami ingin mempopulerkan Sampit. Semakin banyak orang datang ke Sampit akan memberikan efek positif bagi perekonomian daerah,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat ikut mempromosikan potensi daerah, mulai dari wisata susur sungai hingga produk kerajinan khas lokal yang dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Sementara itu, terkait harga tiket, pihak maskapai membuka tarif mulai Rp1,5 juta untuk sekali perjalanan. Namun harga tersebut tetap menyesuaikan kondisi operasional dan kebijakan penerbangan yang berlaku.

“Kami tetap berupaya agar harga tiket bisa terjangkau masyarakat,” tandasnya.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Bandara Haji Asan Sampit #lion group #pertumbuhan ekonomi #penerbangan #Super Air Jet