PALANGKA RAYA– Di tengah berbagai tantangan dan dinamika ekonomi, Bank Kalteng tetap menunjukkan ketahanan dan kemampuan bertumbuh secara konsisten.
Hingga Mei 2026, Bank Kalteng membukukan kinerja positif pada sejumlah indikator utama, mencerminkan fundamental bisnis yang kuat, kepercayaan masyarakat yang terjaga, serta strategi pengelolaan usaha yang berjalan efektif.
Salah satu capaian yang paling menonjol terlihat dari sisi profitabilitas. Bank Kalteng berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp185,36 miliar, meningkat 19,36% (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba ini menunjukkan kemampuan Bank Kalteng dalam menjaga kualitas bisnis sekaligus mengoptimalkan efisiensi operasional di tengah kondisi yang menuntut kehati-hatian.
Kinerja positif tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya fungsi intermediasi Bank Kalteng.
Hingga Mei 2026, total kredit dan pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp12,26 triliun, tumbuh 11,33% yoy.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pada sektor-sektor strategis, di antaranya Kredit Investasi yang tumbuh 14,10% yoy serta Kredit Konsumtif yang meningkat 19,26% yoy.
Peningkatan penyaluran kredit tersebut mencerminkan peran aktif Bank Kalteng dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat sektor produktif, serta mendorong pembangunan di Kalimantan Tengah.
Di sisi penghimpunan dana, kepercayaan masyarakat terhadap Bank Kalteng juga terus menunjukkan tren positif. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat mencapai Rp14,56 triliun, atau tumbuh 5,34% yoy.
Pertumbuhan ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat tetap menempatkan Bank Kalteng sebagai mitra keuangan yang terpercaya dan memiliki kinerja yang sehat.
Adapun kualitas struktur pendanaan Bank Kalteng pada Mei 2026, rasio Current Account Saving Account (CASA) tercatat mencapai 72,71%, menunjukkan dominasi dana murah dalam komposisi penghimpunan dana perseroan.
Capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi Bank Kalteng untuk menjaga efisiensi biaya dana sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa Bank Kalteng mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat fondasi bisnis di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Di tengah dinamika ekonomi yang terjadi saat ini, Bank Kalteng tetap mampu menjaga pertumbuhan secara sehat dan berkelanjutan. Pertumbuhan laba yang mendekati 20 persen, peningkatan penyaluran kredit di atas 11 persen, serta posisi permodalan yang sangat kuat menunjukkan bahwa Bank Kalteng memiliki fondasi yang kokoh untuk terus berkembang.
"Capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh insan Bank Kalteng, dukungan para pemegang saham, kepercayaan nasabah, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," ujar Maslipansyah, Sabtu (6/6/2026).
Ia menambahkan, Bank Kalteng akan terus memperkuat transformasi bisnis, meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses keuangan masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (*)
Editor : Agus Pramono