Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Maskapai Penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit Kian Beragam

Miftahul Ilma • Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:00 WIB
Super Air Jet mulai membuka penerbangan di Bandara H Asan Sampit.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
Super Air Jet mulai membuka penerbangan di Bandara H Asan Sampit.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

SAMPIT – Maskapai di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini kian beragam. Masyarakat makin punya banyak pilihan untuk mencari alternatif transportasi udara. 

Total ada tiga maskapai yang beroperasi usai Super Air Jet resmi membuka layanan penerbangan rute Jakarta–Sampit pada, Jumat (12/6/2026). Penerbangan perdana tersebut menggunakan pesawat Airbus A320 dengan kapasitas sekitar 180 penumpang.

Baca Juga: Super Air Jet Jadi Harapan Baru UMKM Kotim Tembus Pasar Luar Daerah

Pada penerbangan perdana dari Jakarta menuju Sampit, pesawat membawa sebanyak 178 penumpang. Sedangkan penerbangan dari Sampit menuju Jakarta pada hari yang sama tercatat mengangkut 141 penumpang.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, kehadiran Super Air Jet menjadi perkembangan baru bagi layanan transportasi udara di Sampit. Sebab, untuk pertama kalinya Bandara Haji Asan melayani pesawat dengan kapasitas penumpang yang lebih besar.

“Sepanjang sejarah, baru kali ini pesawat dengan badan cukup lebar dengan kapasitas sekitar 180 penumpang mendarat di Bandara Haji Asan Sampit. Ini pertama kali,” ujarnya.

Menurutnya, tambahan layanan penerbangan ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi daerah. Kemudahan akses udara dinilai dapat membantu mobilitas pelaku usaha, investor, maupun masyarakat.

Baca Juga: Puluhan Penumpang Sudah Pesan Tiket Super Air Jet Dari dan Menuju Bandara Haji Asan Sampit

“Selama ini ada investor yang datang ke Kotim melalui Palangka Raya. Dengan adanya Super Air Jet, kita harapkan mereka bisa langsung menuju Sampit,” katanya.

Ia menyebut Kotim memiliki berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor perkebunan kelapa sawit, perdagangan, jasa, hingga sektor lainnya. Karena itu, konektivitas udara menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi.

Halikinnor juga berharap ke depan rute penerbangan dari Sampit dapat bertambah, salah satunya menuju Surabaya. Menurutnya, hubungan mobilitas masyarakat dan dunia usaha antara Kotim dengan Jawa Timur cukup tinggi.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mendukung pengembangan Bandara Haji Asan Sampit. Salah satunya melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait pengembangan fasilitas bandara, termasuk rencana perpanjangan dan pelebaran landasan pacu.

“Untuk perpanjangan runway, kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Pemerintah daerah mendukung sesuai kewenangan yang ada,” jelasnya.

Baca Juga: Super Air Jet Resmi Masuk Sampit, Berikut Gambaran Harga Tiket dari dan ke Jakarta

Sementara itu, Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari mengatakan, Sampit menjadi kota ke-36 yang masuk dalam jaringan penerbangan maskapai tersebut. Ia menilai Sampit memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Kami melihat Sampit sebagai daerah yang memiliki potensi besar dan strategis di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan Ferdinan Nurdin mengingatkan, keberhasilan menghadirkan penerbangan baru perlu diikuti upaya menjaga keberlangsungannya.

Baca Juga: Mulai Bulan Juni, Wings Air Terbang Setiap Hari dari Surabaya ke Sampit

“Mendatangkan pesawat itu sulit, tetapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Karena itu dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar penerbangan ini berkelanjutan,” katanya.

Ia mendorong agar penerbangan tersebut tidak hanya bergantung pada penumpang, tetapi juga dapat mendukung pengiriman berbagai produk daerah seperti komoditas perkebunan, hasil perikanan, pertanian, hingga produk UMKM.

“Potensi daerah juga harus dimanfaatkan agar penerbangan ini semakin kuat dan memberikan manfaat luas,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Bandara Haji Asan Sampit #umkm #Pertumbuhan Ekonomi Daerah #penerbangan #Super Air Jet