Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Durian Kalbar Membanjiri Kota Sampit, Harga Mulai Rp10 Ribu

Miftahul Ilma • Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:00 WIB
Durian Kalbar dijual di Sampit.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
Durian Kalbar dijual di Sampit.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

SAMPIT – Buah durian memang menggoda. Dimanapun lapaknya ada pasti diserbu pembeli. Pesona durian itu mulai terlihat di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Penjual durian sudah mulai terlihat di sejumlah titik keramaian kota sepeti Terowongan Nur Mentaya dan Taman Kota. 

Salah satu kawasan yang ramai menjadi pusat penjualan durian berada di Jalan Yos Sudarso, Sampit. Deretan buah durian yang memenuhi lapak pedagang menarik perhatian pasang mata yang melintas. Buah itu rupanya dipasok dari Kalimantan Barat. 

Pedagang durian, Amat, mengatakan pasokan yang datang saat ini cukup banyak karena sejumlah daerah penghasil durian di Kalimantan Barat sedang memasuki periode panen. Kondisi itu membuat stok buah yang masuk ke Sampit meningkat.

“Sekarang memang lagi musimnya. Dari sana banyak yang panen, jadi barang mudah didapat dan kami bisa jual dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026). 

Menurutnya, harga si raja buah itu beragam. Menyesuaikan ukuran dan kualitas buah. Untuk ukuran kecil, durian bisa dibeli mulai dari Rp10 ribu per buah. Sementara paket beberapa buah dibanderol sekitar Rp50 ribu, sedangkan durian berukuran besar dijual hingga Rp70 ribu per buah.

Melimpahnya pasokan membuat pembeli lebih leluasa memilih. Warga yang biasanya harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk menikmati durian, kini dapat membeli buah favorit tersebut dengan harga yang relatif murah.

Tidak hanya pembeli rumah tangga, sejumlah warga juga sengaja datang untuk menikmati suasana berburu durian saat musim panen berlangsung. Aroma khas durian yang menyebar dari lapak membuat kawasan tersebut semakin ramai.

Salah seorang pembeli, Fajar, mengaku tertarik membeli durian karena harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan periode ketika stok terbatas. Ia juga menilai rasa buah yang dijual cukup memuaskan.

“Kalau sedang banyak seperti ini enak, selain harganya lebih murah, rasanya juga tetap bagus,” katanya.

Bagi para pedagang, musim panen menjadi peluang untuk meningkatkan penjualan. Banyaknya pasokan membuat transaksi berjalan lebih cepat karena masyarakat antusias menikmati buah musiman tersebut. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Terowongan Nur Mentaya #buah #durian