Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Warga Palangka Raya Kesulitan Dapat Elpiji Subsidi, Pertamina Sebut Pasokan Tak Berkurang

rifqi • Selasa, 23 Juni 2026 | 13:30 WIB
Antrean warga mendapatkan elpiji subsidi.(Dok Agus Pramono/kaltengpos.jawapos.com)
Antrean warga mendapatkan elpiji subsidi.(Dok Agus Pramono/kaltengpos.jawapos.com)

PALANGKA RAYA–Akhir-akhir ini, warga Palangka Raya mulai kesulitan mendapatkan elpiji ukuran 3 kilogram di tingkat eceran. Entah apa penyebab kurangnya ketersediaan elpiji subsidi itu.

Banyak warga menduga, stok elpiji dikurangi atau pasokan tidak seperti biasanya. Warga bernama Andre bahkan mencari sampai 3 kilometer dari rumahnya, namun elpiji yang dicari tidak ada tersedia di tingkat eceran.

Baca Juga: Inflasi Kotim 4,18 Persen, Wabup Ajak Warga Laporkan Jika Ada Penimbunan Elpiji dan Minyakita

Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan elpiji subsidi 3 kilogram dalam kondisi aman. Keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh gas melon dinilai bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan, melainkan distribusi yang belum sepenuhnya tepat sasaran.

Sales Branch Manager (SBM) Kalteng IV Gas Pertamina Patra Niaga, Hadyan Yuhridza, mengatakan hasil pengawasan yang dilakukan di lapangan menunjukkan stok elpiji 3 kg di pangkalan resmi masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain itu, proses distribusi dari depot, SPBE, agen hingga pangkalan berjalan normal tanpa kendala berarti.

“Berdasarkan hasil pengawasan kami, stok di pangkalan resmi masih tersedia dan cukup. Distribusi mulai dari depot, SPBE, agen hingga pangkalan juga berjalan normal tanpa kendala,” ujarnya saat sidak penggunaan elpiji subsidi di Kota Palangka Raya, Senin (22/6/2026).

Menurut Hadyan, sebagian besar pangkalan memang lebih dahulu memprioritaskan penjualan kepada warga yang berada di sekitar wilayah operasionalnya. Namun demikian, masyarakat dari luar wilayah tetap diperbolehkan membeli elpiji subsidi selama stok masih tersedia.

Baca Juga: Harga Elpiji Subsidi Tingkat Pengecer di Sampit Jadi Persoalan

“Pangkalan resmi boleh menjual kepada siapa saja. Biasanya mereka memprioritaskan warga sekitar terlebih dahulu. Setelah kebutuhan warga sekitar terpenuhi, masyarakat dari luar wilayah juga tetap dapat membeli apabila stok masih tersedia,” jelasnya.

Meski stok dinyatakan aman, Pertamina masih menerima laporan adanya masyarakat yang kesulitan memperoleh elpiji subsidi sehingga terpaksa membeli dari pengecer dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga eceran resmi.

Karena itu, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji 3 kg langsung di pangkalan resmi guna memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah. Masyarakat juga diminta melaporkan apabila menemukan adanya dugaan pelanggaran dalam distribusi elpiji subsidi.

Baca Juga: Inflasi Kotim Meningkat, Wabup Irawati Sidak Elpiji Subsidi dan Minyakita

“Jika ada pangkalan yang sengaja menahan stok atau tidak menjual kepada masyarakat, silakan laporkan melalui Pertamina Call Center 135. Kami akan melakukan tindakan tegas terhadap pangkalan maupun agen yang terbukti melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Hadyan menjelaskan, jumlah penyaluran elpiji subsidi di setiap pangkalan berbeda-beda karena menyesuaikan alokasi yang diberikan masing-masing agen. Saat ini terdapat sembilan agen elpiji yang melayani sekitar 300 hingga 400 pangkalan di Kota Palangka Raya.

“Tidak semua pangkalan menerima jumlah yang sama. Ada yang mendapat pasokan harian, ada pula yang mingguan. Semuanya menyesuaikan alokasi dari agen masing-masing,” katanya.

Sebagai gambaran, satu truk agen dapat mengangkut sekitar 560 tabung elpiji yang kemudian didistribusikan ke sejumlah pangkalan sesuai rencana penyaluran. Karena itu, jumlah tabung yang diterima setiap pangkalan berbeda-beda dan disesuaikan dengan kebutuhan serta alokasi yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Pertamina bersama Pemprov terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan elpiji subsidi oleh sektor yang tidak berhak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan subsidi energi dari pemerintah benar-benar dinikmati oleh kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.

Pertamina menegaskan elpiji 3 kg diperuntukkan bagi rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran. Karena itu, pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan elpiji subsidi akan terus diperkuat guna menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat yang berhak menerima. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#elpiji subsidi #Distribusi Elpiji Subsidi #Pertamina Patra Niaga