Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Mahasiswa Jangan Asal Ikut Investasi, Kenali Ciri yang Legal dan Ilegal

Miftahul Ilma • Selasa, 23 Juni 2026 | 18:00 WIB
Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz menyampaikan investasi bukan sekadar mengikuti tren.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz menyampaikan investasi bukan sekadar mengikuti tren.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

SAMPIT – Dunia investasi nampaknya tengah digemari terutama kalangan anak muda. Banyak mahasiswa mulai terjun dan belajar ke dunia investasi untuk mencari pendapatan atau income. Namun, dalam tahap pembelajaran, mereka rentan terkena investasi yang beresiko tinggi. 

Terkait itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan agar tidak mudah tergiur tawaran investasi tanpa memahami risiko dan legalitasnya. Literasi keuangan menjadi kunci agar generasi muda tidak terjebak investasi ilegal yang semakin marak di era digital.

Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz menyampaikan investasi bukan sekadar mengikuti tren atau ajakan orang lain. Setiap keputusan investasi harus berdasarkan pengetahuan dan pertimbangan yang matang.

“Investasi bukan sembarang investasi, investasi bukan sembarang ikut-ikutan, tapi investasi yang memang berdasarkan pengetahuan, investasi yang bertanggung jawab, investasi yang lebih bijak,” ujarnya, Selasa (23/6/2026). 

Dirinya menjelaskan, perkembangan teknologi membuat akses terhadap produk keuangan semakin mudah. Namun di sisi lain, kemajuan digital juga membuka peluang munculnya berbagai modus penipuan, termasuk tawaran investasi ilegal.

Karena itu, masyarakat diminta mampu membedakan investasi yang memiliki izin dengan skema yang berpotensi merugikan.

“Kita dorong supaya masyarakat termasuk segmen mahasiswa, agar lebih aware. Mereka bisa lebih mengenali apa itu investasi yang benar, yang bijak, dan apa itu yang ilegal,” jelasnya.

Ia berharap mahasiswa dapat menjadi kelompok yang ikut menyebarkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sehat kepada lingkungan sekitar.

“Sehingga mereka nanti ke depannya juga bisa lebih bijak dalam mengolah keuangan,” pungkasnya. (*)

Editor : Agus Pramono
#investasi legal #risiko investasi #OJK Kalteng